Kayn Label, Produk Fesyen Ramah Lingkungan Pilihan Gen Z

Written by

in

7cloud.asia – Kayn Label menjadi salah satu jenama lokal yang ramah lingkungan tampil menonjol dalam kegiatan pasar kreatif Semasaqu beberapa waktu lalu.

Kayn Label mengusung produk busana batik yang menyasar pengguna muda dengan menawarkan pakaian ramah lingkungan untuk digunakan sehari-hari.

Strategi branding yang dilakukan Kayn Label mempertimbangkan dampak lingkungan dan mengajak konsumen lebih peduli terhadap lingkungan atau dalam pandangan kurator bisnis disebut dengan sustainable branding.

Strategi pemasaran yang menyasar anak muda sebagai audiens utama, dilakukan Kayn Label melalui pendekatan tersebut.

Para kurator bisnis Semasaqu menilai strategi yang dilakukan Kayn Label tersebut sebuah langkah yang tepat.

Baca: Chitra Soebyakto dan busana ramah lingkungan

Berlandaskan pada data bahwa 94 persen Gen Z setuju bahwa Pemerintah dan pelaku bisnis harus menerapkan perubahan struktural atau sistemik untuk mengurangi perubahan iklim.

Data itu menunjukkan bahwa Gen Z Indonesia melihat perubahan iklim sebagai tantangan kolektif yang memerlukan tindakan lebih luas di luar tanggung jawab individu.

Selain itu, 82 persen responden menyatakan kesiapan untuk membayar lebih untuk produk ramah lingkungan atau berkelanjutan.

Maka sustainable branding, sebagai strategi pemasaran, memang mampu mengakomodir aspirasi konsumen terkait lingkungan sehingga membangun koneksi yang lebih kuat.

Baca: Sustainable fesyen ala ControlNew

Co-Founder jenama fesyen Kayn Label, Maria Utami Sekar, mengatakan pendekatan pemasaran yang mempertimbangkan dampak lingkungan bukan hanya menjadi sekadar gimik semata bagi para pelaku bisnis saat ini.

Pendekatan tersebut diperlukan mengingat tren konsumen yang saat ini sudah memiliki pola konsumsi yang lebih sadar untuk menjaga lingkungan.

“Para pelaku bisnis harus bisa menangkap tren tersebut sebagai peluang bisnis dari segi pemasaran, di mana bisa menjadi praktik bisnis yang berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, selain memanfaatkan keuntungan,” kata Sekar.

Sekar menambahkan, kegiatan Semasaqu yang diselenggarakan oleh Semasa dan Bank Saqu, ini menjadi wadah bagi kami untuk meningkatkan visibilitas merek.

Baca: DemiBumi ajarkan keseharian yang ramah lingkungan

“Sehingga orang makin mengenal Kayn Label sebagai produk lokal yang berkualitas,” kata dia.

Berikut tiga kiat sukses menjalankan strategi sustainable branding dari Sekar untuk para pelaku bisnis di Indonesia:

1. Bentuk nilai bersama
Melalui penekanan pada nilai-nilai lingkungan dan sosial yang sama, sustainable branding menciptakan rasa keselarasan.

Ini bukan hanya tentang produk, tetapi juga tentang bagaimana merek mencerminkan prinsip-prinsip yang diyakini oleh konsumen.

Mereka merasa bahwa mendukung merek bukan hanya tindakan konsumsi, melainkan juga manifestasi dari prinsip-prinsip pribadi mereka yang dihargai.

Kayn Label mendorong kebanggaan akan melestarikan kebudayaan lokal dengan menggunakan batik yang ramah lingkungan.

Baca: Sistem isi ulang yang ramah lingkungan

2. Membangun kepercayaan melalui transparansi
Komunikasi terbuka mengenai praktik-praktik berkelanjutan adalah landasan kepercayaan.

Saat konsumen memahami komitmen merek terhadap inisiatif ramah lingkungan, hubungan terbangun atas dasar kepercayaan.

Transparansi menciptakan jendela yang mengungkap bagaimana suatu produk atau layanan dihasilkan.

Hal ini akan memberikan konsumen pemahaman yang lebih baik dan rasa terlibat dalam pilihan mereka.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Kayn Label adalah mengkomunikasikan proses penggunaan batik cap dengan pewarna alami yang diekstrak dari berbagai tanaman

Baca: 6 Gaya hidup tak ramah lingkungan yang layak ditinggalkan

3. Konten edukasi yang menyenangkan

Sustainable branding bukan hanya tentang penjualan, tetapi juga edukasi konsumen. Melibatkan konsumen dalam pemahaman dampak pilihan mereka pada lingkungan menciptakan kesadaran bersama.

Menurut Sekar, konsumen akan menghargai setiap informasi yang memungkinkan mereka membuat keputusan yang lebih sadar lingkungan.

Keterlibatan yang dimaksud bukan hanya soal transaksi, melainkan upaya bersama menuju pemahaman dan tindakan yang lebih berkelanjutan.

Kayn Label menjaga keterlibatan konsumen melalui berbagai konten yang diunggah di media sosialnya seperti konten outfit of the day (OOTD) dan mix and match yang mampu menarik atensi anak muda.

Dengan menerapkan kiat-kiat tersebut, Sekar optimistis sustainable branding yang dijalankan pelaku bisnis nantinya tidak hanya meningkatkan penjualan, namun juga menghadirkan jenama fesyennya dalam setiap percakapan sehari-hari para konsumen produknya.

Sumber: Antaranews.com 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *