7cloud.asia – Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 03, Mahfud Md menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).
Surat pengunduran diri Mahfud Md sudah dicetak dan tinggal menunggu jadwal bertemu Presiden Joko Widodo.
“Maka hari ini saya sudah membawa surat untuk Presiden, untuk disampaikan ke Presiden langsung tentang masa depan politik saya,” kata Mahfud Md lewat siaran langsung dari Lampung, Rabu (31/1/2024)
“Presiden berada di luar Jakarta sampai Kamis (1/2/2024). Saya tidak akan mengatakan apa-apa sebelum saya bertemu dengan Presiden,” ujar Mahfud.
Ia menambahkan, akan menyampaikan surat singkat saja. Dengan itu, ujarnya, saya dulu diangkat dengan hormat, menerima pengangkatan dengan hormat, saya akan pamit dengan penuh kehormatan juga kepada beliau.
Menurut Mahfud, ia tak bisa asal mundur tanpa bertemu langsung dengan Jokowi. Sebab ia mengaku diangkat dengan baik-baik, oleh karena itu ia harus menjaga etika.
Baca: Di acara TabrakProf! Mahfud jadi tempat rakyat mengadu
“Sekali lagi, harus atau bersikap tinggal gelanggang colong playu, yaitu tadi karena etika. Etika itu adalah ekspresi dari moral, etika itu adalah ekspresi dari kejujuran, etika itu adalah ekspresi dari penghayatan keagamaan, dan kesantunan budaya,” pungkasnya.
Sebelumnya, pada acara diskusi “Tabrak Prof” yang disiarkan secara live lewat akun media sosial milik Mahfud Md, Mahfud menyebut, keputusan mundur merupakan hasil kesepakatannya dengan Capres Ganjar Pranowo dan juga TPN.
“Saya bersepakat melakukan itu (mundur) pada saatnya. Agar saya tidak lebih terikat,” kata Mahfud, Selasa (23/1/2024).
Mahfud menyebut saat ini hanya menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkan.
Baca: Kisah baju putih Mahfud Md
“Menunggu momentum, menunggu transisi dan juga menunggu karena ini menyangkut politk strategi politik dari partai pengusung, itu harus displin begitu gak bisa colong playu pergi begitu saja dari Pak Jokowi,” kata Mahfud.

Leave a Reply