Skor PISA Indonesia Turun Drastis, Ini Respon DPR

Written by

in

7cloud.asia – Meski peringkat naik, skor pada Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia tahun 2022 menurun dan mendekati angka terendah sejak 2009.

Secara Internasional, skor literasi membaca (PISA) Indonesia mengalami penurunan hingga 12 poin. Kemudian, skor matematika Indonesia turun hingga 13 poin.

Selain itu, skor sains mengalami sedikit penurunan hingga di atas rata-rata dari 13 poin.

Pandemi Covid-19 yang memaksa siswa belajar dari rumah dituding sebagai penyebab turunnya skor PISA Indonesia ini.

Baca: Gegara pandemi skor PISA global anjlok

Atas dasar laporan itu, Anggota Komisi X DPR RI Mustafa Kamal menegaskan pemerintah perlu melakukan pembenahan sistem pendidikan Indonesia secara menyeluruh. 

“Skor yang turun ini tentu menjadi suatu pembelajaran bagi kita semua agar kedepannya dapat meningkatkan kualitas kemampuan siswa dalam literasi, terutama dalam matematika dan sains siswa,” tanggap Mustafa, Sabtu (30/12/2023) seperti dikutip Parlementaria.

Lebih lanjut, Politisi Fraksi PKS itu berharap pemerintah lebih tanggap untuk menyelesaikan isu tersebut dengan solusi yang efektif.

Apalagi, menurutnya, penurunan skor ini juga disebabkan oleh Pandemi Covid-19, sehingga memberikan dampak besar terhadap kualitas literasi siswa Indonesia.

Baca: Skor PISA Indonesia turun ke titik pada tahun 2000  

Menurut Kamal, guru harus mampu menghadirkan kontekstual masalah dalam kehidupan sehari-hari yang nantinya dicurahkan dalam bentuk soal.

“Namun, guru dan pemerintah tentu sudah berusaha dalam meningkatkan kualitas pendidikan siswa di Indonesia.” tandasnya.

Sebagai informasi, Survey Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2022 ini mengukur kualitas literasi, matematika, dan sains siswa yang terlibat dalam survei di negara OECD, termasuk di dalamnya Indonesia.

Kegiatan ini melibatkan kurang lebih 14.000 siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP), kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA) / Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *