Lika-liku Caleg yang Ingin Jadi Wakil Rakyat

Written by

in

7cloud.asia – Menjadi wakil rakyat dengan calon anggota legislatif atau caleg menjadi mimpi banyak orang di Pemilu 2024 ini.

Untuk mewujudkan ambisinya itu banyak caleg yang mengerahkan segala daya upaya untuk terpilih menjadi wakil rakyat.

Tak jarang, para caleg sampai berutang atau menggadaikan harta bendanya agar bisa menjadi wakil rakyat.

Alhasil ketika tidak terpilih alias gagal menjadi wakil rakyat, banyak caleg yang terlibat berbagai masalah. Bahkan ada yang keluarganya berantakan

Baca: Cucu Soeharto jadi caleg dari Partai Golkar

Untuk mencegah hal ini terjadi, Politisi Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni membagikan kiatnya untuk para caleg yang baru berlaga di Pemilu 2024 ini.

Ia mengingatkan agar para caleg matang dari aspek finansial sebelum melakukan pencalegan.

“Makanya bapak/ ibu yang nyaleg, berkampanye lah sesuai kemampuan. Malah kalau bisa, sebelum jadi caleg, bapak/ibu telah matang secara finansial, tidak masih mikir ini itu,” sebut dia.

Dengan kondisi keuangan yang mantap, maka caleg bisa fokus memperjuangkan visi dan misinya melayani rakyat.

Baca: Kaum muda di Pemilu 2024, yang mewarisi previlese dan yang berjuang di atas kaki sendiri

Legislator  dari Dapil Jakarta III itu juga menegaskan menjadi anggota dewan adalah sebuah pengabdian. Bukan tempat memanfaatkan kekuasaan untuk mencari uang.

Ia menegaskan, banyak caleg yang berpikir bahwa berpolitik dengan menjadi caleg untuk mencari sumber pendapatan. 

“Untuk menjadi caleg harus siap mengabdi. Kalau belum siap, sebaiknya jangan. Nanti stres, karena sudah pasti nggak balik modal,” pungkasnya. 

Baca: Perjuangan caleg bermodal cekak atasi politik biaya tinggi

Sahroni yang menjabat menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR ini juga menyoroti  fenomena banyaknya calon anggota legislatif (caleg)  yang digugat cerai pasangannya pasca gagal menjadi legislatif tahun 2024.

Menurutnya, fenomena serupa juga pernah terjadi seusai Pemilu 2019 lalu.

Menurutnya, pengajuan cerai cenderung meningkat seusai pesta demokrasi jika dibandingkan dengan hari biasa.

Baca: Menjual isu lingkungan dalam kampanye Pemilu 2024

“Daripada keteteran karena kaget terima banyak permohonan gugatan cerai, pengadilan agama mending bersiap-siap dari sekarang. Karena percaya enggak percaya, yang beginian banyak benarnya.

Pasti (permohonan gugatan) melonjak, percaya deh,” kata Sahroni melalui keterangan tertulisnya yang dikutip Parlementaria, di Jakarta, Kamis (28/12/2023).

 

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *