7cloud.asia – Meditasi disebut sebagai praktik melatih kesadaran yang dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan mental.
Beberapa manfaat meditasi antara lain bisa mengurangi rasa trauma masa lalu.
Meditasi juga akan membantu seseorang membuang rasa khawatir berlebihan akan masa depan, mengatasi depresi, kecemasan hingga meredakan stres.
Meditasi juga mampu memperkuat bagian otak yang berperan mengatur memori, perhatian, hingga pengambilan keputusan.
Umumnya, meditasi sering dipraktikkan dengan duduk bersila dalam keadaan hening serta fokus pada napas dan kalimat afirmasi.
Meditasi juga bisa dilakukan dengan fokus mengamati apa yang ada di sekitar kita. Mungkin sebagian dari kita mengira meditasi butuh waktu tak sebentar.
Baca: Meditasi mindfullnes untuk membuang stres kerja
Tapi anggapan itu tidak sepenuhnya benar, meditasi tetap bisa dilakukan meski kita tidak punya banyak waktu karena terlalu sibuk.
Latihan meditasi pun bisa dilakukan secara optimal dalam waktu lima menit saja.
Ya, kita cukup menyisihkan waktu lima menit per hari untuk berlatih meditasi guna meredakan stres. Berikut panduannya:
1. Setel pengatur waktu lima menit
Hindari perasaan khawatir jika meditasi terlalu lama, caranya bisa dengan mengatur waktu lima menit saja di ponsel sebelum memulai.
Tekan tombol “mulai” di pengatur waktu ketika kita sudah siap duduk bersila dan mengambil napas panjang di tahap awal.
Baca: Lima cara murah untuk mengusir stress
2. Tubuh rileks saat meditasi
Ttutup mata dan usahakan dalam keadaan rileks, buang semua beban pikiran. Pastikan postur tubuh atau bantalan yang digunakan saat meditasi terasa nyaman.
Ambil napas dalam-dalam beberapa kali dari diafragma, dan lepaskan ketegangan di tubuh kita. Fokus pada napas sekitar lima hitungan.
Beberapa langkahnya dapat dilakukan dengan cara berikut. Tarik napas perlahan dari perut, hembuskan. Tarik napas dari tulang rusuk, hembuskan. Tarik napas dari dada, hembuskan sampai ke ubun-ubun kepala.
Setelah itu tahan napas perlahan selama hitungan kelima. Kembalikan prosesnya dari ubun-ubun, dada, tulang rusuk, perut dan berhenti sejenak pada hembusan napas terakhir yang keluar dari tubuh, lalu ulangi lagi.
Cobalah untuk memvisualisasikan ketegangan yang keluar dari tubuh, mulai dari area kepala, sampai kaki. Bayangkan pula stres yang mengalir dari tubuh keluar melalui jari-jari kaki di setiap kita menarik dan menghembuskan napas.
Berkonsentrasi pada napas sekaligus membayangkan stres dan ketegangan ikut keluar dapat membantu kita mendapatkan manfaat yang lebih ketika menarik napas dalam.
Baca: Buang stress dengan slow living
3. Fokus pada situasi saat ini
Saat meditasi, bukan tidak mungkin jika pikiran kita mengembara ke mana-mana. Cobalah fokus pada keadaan saat ini sembari mengembalikan fokus ke keadaan saat ini.
Caranya cukup dengan mengambil napas dalam lalu kembalikan pikiran untuk mengamati apa yang terjadi saat ini. Beberapa langkah tersebut dapat mempermudah kita untuk menjaga pikiran agar lebih tenang.
4. Lakukan secara konsisten
Lanjutkan kebiasaan ini secara konsisten meski hanya lima menit saja. Cukup fokuskan pada sensasi napas dan apa yang dirasakan tubuh dengan melepaskan stres yang ada di tubuh.
Cara ini dapat membantu kita meredakan stres secara keseluruhan. Nantinya, kebiasaan meditasi bisa dikembangkan menjadi 10, 15, 20 menit per hari atau bahkan lebih lama.
Leave a Reply