Penyandang Disabilitas Semarang Terima Bantuan Alat, Kebijakan Afirmatif Juga Dibutuhkan

Written by

in

7cloud.asia – Anggota Komisi VIII DPR Wisnu Wijaya bekerja sama dengan Balai Antasena Kementerian Sosial menyalurkan bantuan Atensi klaster disabilitas bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah

Bertempat di pendopo kantor Desa Tuntang, sebanyak 40 warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Semarang menerima alat bantu disabilitas.

Bantuan untuk disabilitas tersebut terdiri dari 16 kursi roda, 10 alat bantu dengar, 8 tripod, 3 kruk, 1 walker, dan 1 tongkat Elbow Onemed.

Legislator dari Dapil Jateng I itu mengatakan, penyaluran bantuan alat bantu disabilitas adalah tahap II yang hasil kerja sama yang baik antara Komisi VIII DPR dengan Kementerian Sosial.

Baca: Staf khusus Jokowi dukung Ganjar Pranowo karena lebih peduli disabilitas

Wisnu mengatakan, setiap kegiatan turun ke tengah masyarakat, pihaknya menerima banyak aspirasi dari warga. Termasuk permohonan alat bantu disabilitas bagi warga kami yang difabel.

“Semua data yang kami peroleh dan telah diverifikasi ini lantas kami usulkan kepada Kementerian Sosial dan Alhamdulillah hari ini kami bisa tunaikan permintaan mereka,” jelas Wisnu, dikutip Parlementaria, Sabtu (16/12/2023).

Politisi Fraksi PKS ini menegaskan, pemenuhan aksesibilitas bagi difabel adalah tanggung jawab negara.

Untuk itu, mereka yang memiliki kebutuhan khusus memiliki hak dan kedudukan yang sama dengan warga lainnya untuk dapat hidup secara terhormat dan memperoleh kemandirian.

Baca:  Bantu penyandang disabilitas netra, YCAB kembangkan batik

Sebagai bagian dari penyelenggara negara,ujarnya, kami berkomitmen untuk mengerahkan segala daya dan upaya untuk memenuhi hak dasar warga kami dalam hal pemenuhan kebutuhan dasarnya secara memadai.

Hak dasar itu mulai dari kebutuhan pangan bagi warga prasejahtera hingga alat bantu disabilitas bagi yang berkebutuhan khusus.

“Semua advokasi ini ditujukan untuk memperkuat aksesibilitas dan kemandiran bagi para pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial khususnya di dapil kami,” jelas Wisnu.

Timbul Rohadi, penyandang disabilitas dari Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang yang memperoleh bantuan kursi roda, mengaku bersyukur bisa menerima bantuan kursi roda hasil advokasi Anggota DPR ini.

Baca:  Terala Foundation nilai belum ada kebijakan inklusif untuk disabilitas dan perempuan kepala keluarga

“Alhamdulillah dengan kursi roda ini saya lebih mudah untuk berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain tanpa harus digendong oleh orang lain,” ungkapnya. 

Ia berharap, ke depan tak hanya bantuan peralatan saja yang diberikan. Tetapi juga kebijakan yang afirmatif sehingga penyandang disabilitas bisa mandiri menjalankan aktifitasnya.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *