Hari Kota Sedunia: Mencari Cara Membangun Kota yang Berkelanjutan

Written by

in

7cloud.asia – Sobat 7cloud.asia, tahukah kamu kalau setiap tanggal 31 Oktober diperingati sebagai Hari Kota Sedunia atau World Cities Day? 

Peringatan Hari Kota Sedunia ini diamanatkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui resolusi nomor 68/239 sejak tahun 2013, atau sejak 10 tahun silam. 

Mungkin kamu bertanya-tanya mengapa Hari Kota Sedunia ini harus dirayakan?

Mengutip keterangan di situs PBB, Hari Kota Sedunia bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap urbanisasi global dan masalah yang ditimbulkannya.

Baca: Hari Kota Sedunia, seperti ini mimpi kelompok marjinal kota

Hari Kota Sedunia juga bertujuan untuk mendorong kerja sama antar negara dalam mencari solusi untuk mengatasi tantangan urbanisasi serta berkontribusi pada pembangunan perkotaan yang berkelanjutan di seluruh dunia.

Tema yang diusung dalam Hari Kota Sedunia 2023 adalah “Financing a sustainable urban future for all” atau pembiyaan untuk masa depan kota yang berkelanjutan untuk semua.

Adapun slogan yang diusung di Hari Kota Sedunia tahun ini adalah “Better City, Better Life” atau “Kota yang lebih baik, kehidupan yang lebih baik”. 

Melalui tema ini, PBB ingin mengeksplorasi bagaimana membuka investasi transformatif dalam perencanaan kota dan mencapai desentralisasi fiskal yang memadai.

Baca: Tantangan menerapkan infrastruktur ramah lingkungan di perkotaan

“Untuk mencapai tujuan tersebut, mandat dari berbagai tingkatan dan sektor pemerintahan haruslah jelas dan bebas dari kesenjangan atau tumpang tindih,” demikian keterangan di laman resmi, UN habitat. 

Semua tingkat dan sektor pemerintahan yang relevan harus turut serta dalam pengambilan keputusan mengenai investasi, bukan hanya mereka yang terlibat dalam pengumpulan pajak dan pendapatan lainnya.

Kerja sama yang lebih baik antar berbagai tingkat dan sektor pemerintahan menjadi sangat krusial dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan pembangunan perkotaan.

Jika direncanakan secara bertanggung jawab dan didasarkan pada analisis biaya/manfaat yang masuk akal dan didukung peraturan yang memadai, maka pembiayaan dan pembangunan infrastruktur dapat digunakan secara lebih efisien.

Baca: Pestapera, cara warga Rusun Marunda membicangkan masalah mereka

PBB juga menekankan pentingnya untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan pembangunan perkotaan melalui kolaborasi yang lebih baik antara berbagai tingkat dan sektor pemerintahan.

Keberhasilan upaya desentralisasi tanggung jawab ke tingkat daerah, lanjut pernyataan itu sangat bergantung pada sistem dan tradisi tata kelola yang ada.

Meskipun hal tersebut kadang harus didukung oleh devolusi fiskal dan kewenangan pinjaman sub-negara.

Perencanaan kota sangat penting untuk mempersiapkan perluasan kota yang teratur guna memandu investasi, menyiapkan pembagian lahan, dan memasang infrastruktur kerangka sebelum membangun.

Baca: Hari Kota Sedunia Warga Marunda tuntut lingkungan yang aman

Ditegaskan, memperbaiki kawasan yang dibangun secara informal merupakan hal yang rumit dan jauh lebih mahal.

Lonjakan populasi perkotaan yang cepat sering mengakibatkan proses membangun infrastruktur tanpa mempertimbangkan perencanaan kawasan yang tertata. 

Namun, pembangunan infrastruktur tidak dapat ditunda jika terdapat kebijakan dan institusi yang sempurna.

Investasi dalam pembangunan perkotaan tidak harus ditahan sampai lembaga-lembaga yang memiliki kemampuan penuh telah tersedia.

Baca: Transportasi publik yang nyaman salah satu elemen kota ramah lingkungan

 

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *