Berkantor di Papua Selama 5 Hari, Ini yang Dilakukan Wapres

Written by

in

7cloud.asia – Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin mengisi hari kedua berkantor di Papua dengan menggelar pertemuan bersama sejumlah aktivis hak azasi manusia (HAM) di Kantor Gubernur Papua, Selasa (10/10/2023).

Sekretariat Wakil Presiden di Jayapura, Papua, menginformasikan pertemuan yang berlangsung mulai pukul jam 11.00 WIT itu, Wapres didampingi Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo dan Pj Gubernur Papua Ridwan Rumasukun.

Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi sekaligus Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi belum merinci perwakilan aktivis HAM yang akan hadir di Kantor Gubernur Papua, Jalan Soa Siu Dok 2, Jayapura.

Baca: Menengok layanan kesehatan di Papua Pegunungan

Namun, Masduki menjelaskan Wapres memiliki kapasitas sebagai Ketua Badan Pengarah Percepatan Ekonomi Khusus Papua (BP3OKP) dalam pertemuan itu, yang bertanggung jawab dalam percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat Papua.

Selain itu, kata Masduki, Wapres juga akan menggali informasi aktual dari kalangan aktivis HAM, termasuk aspirasi yang datang dari kelompok kriminal bersenjata (KKB).

“Saya kira yang selama ini, badan itu (BP3OKP) sudah melakukan penyerapan terhadap aspirasi itu. Begitu juga teman-teman aktivis HAM akan membawa aspirasi dari KKB,” katanya.

Baca: Gereja berperan besar dalam pendidikan di Papua

Masduki mengatakan, Wapres akan menyerap seluruh aspirasi yang muncul dari pertemuan tersebut sebab Papua memperoleh prioritas dalam ikhtiar pemerintah mensejahterakan masyarakat setempat.

Seluruh aspirasi yang datang dari masyarakat Papua, kata Masduki, berpeluang untuk direalisasikan selama ditopang oleh kemampuan finansial negara dan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Buat Wapres, yang penting NKRI, tidak yang lain. Sebenarnya sebatas itu, buat Wapres oke, selama ini begitu prinsip dasarnya,” katanya.

Baca: Ratusan ribu anak Papua tidak sekolah

Agenda hari kedua Wapres berkantor di Papua juga dirangkai dengan pertemuan bersama para pimpinan asosiasi pengusaha asli Papua.

Wapres berkantor di Papua sejak Senin (9/10/2023) hingga Jumat (13/9/2023) besok.

Penugasan ini untuk memastikan memastikan percepatan pembangunan otonomi khusus Papua tetap dalam komitmen perlindungan hak asasi manusia, khususnya bagi orang asli Papua (OAP).

Baca: Butuh solusi jangka panjang untuk atasi kelaparan di Papua

Selama di Papua  fokus pada sektor pendekatan keamanan. Kemudian dia juga mendorong program Desain Besar Olahraga Nasional agar dapat diimplementasikan oleh para atlet, tokoh, dan masyarakat Papua.

Ma’ruf juga berupaya memperkuat keselarasan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan tokoh adat, khususnya menjelang Pemilu 2024, serta memastikan fungsi pelayanan publik dapat berjalan efektif dan berintegritas.

Wapres antara lain mengumpulkan para gubernur di Papua. Masduki menuturkan Ma’ruf Amin ingin mendengarkan secara langsung program yang terlaksana di Papua.

Baca: Pemerintah akan bangun lumbung nasional di Papua

Selain itu, Wapres juga menemui para pengusaha lokal di Papua untuk mendengarkan secara langsung aspirasinya.

“Jadi, ini saya kira sangat penting karena, Wapres punya tanggung jawab ya, diberi tugas khusus oleh Pak Jokowi untuk bagaimana agar percepatan pembangunan kesejahteraan Papua itu bisa terlaksana,” ujar Masduki sebagaimana dikutip detik.com

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *