7cloud.asia – Untuk menyukseskan gelaran Asian Games 2018, pemerintah melakukan renovasi besar-besaran kawasan Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta termasuk Hutan Kota GBK.
Ruang terbuka hijau di Jakarta tersebut sempat ditutup. Setelah buka kembali, Hutan Kota GBK Senayan menjadi tempat rekreasi yang sukses menarik banyak pengunjung.
Tidak sedikit yang menyandingkan tempat ini dengan Central Park yang ada di New York City, Amerika Serikat. Sehingga banyak orang yang datang ke Hutan Kota GBK untuk sekadar menghirup udara dan merasakan ketenangan di tengah kesibukan kota Jakarta.
Meskipun bernama hutan kota, wujud Hutan Kota GBK jauh dari hutan. Alih-alih pepohonan, yang ada di sini justru hamparan lapangan rumput yang luas.
Baca: Jalan-jalan ke Taman Bungkul
Sekeliling lapangan pepohonan yang tumbuh agak jarang layaknya taman. Memang butuh waktu yang cukup lama untuk menunggu kawasan ini benar-benar menjadi sebuah ‘hutan kota.
Saat ini mungkin akan lebih tepat jika menyebutnya sebagai taman kota berukuran cukup besar.
Layaknya Central Park, Hutan Kota GBK mengundang pengunjung untuk berpiknik. Area luas dan bernaung pepohonan menjadikannya tempat yang nyaman dan teduh.
Kontur tanahnya yang landai, menjadikan Hutan Kota GBK pas untuk piknik ala perkotaan. Di sini, kita disuguhi pemandangan pepohonan dengan deretan gedung tinggi di belakangnya.
Baca: Kenali beragam jenis mangrove di Kebun Raya ini
Duduk santai sambil menikmati makanan bawaan atau dari kios atau foodcourt di dekat stadion, akan menjadi momen menenangkan di akhir pekan.
Selain berpiknik, kita bisa berjalan-jalan mengelilingi taman untuk melepas stres. terbaik. Tempat ini bahkan memiliki kolam ikan lengkap dengan air terjun buatan yang menenangkan, amphitheater, dan plaza utama.
Sebagai tujuan wisata hutan kota GBK memiliki fasilitas yang cukup lengkap pos keamanan, toilet, dan ruang ganti. Tersedia juga bangku yang tersebar di dalam area.
Kabar baik lainnya, buat kamu yang ingin piknik ke Hutan Kota GBK, tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Pasalnya, tidak ada tiket masuk untuk pengunjung ke hutan kota GBK yang memiliki luas 3,2 hektare ini.
Baca: Yuk jalan-jalan sambil mengenal flora di kebun raya
Semua pengunjung bisa bebas masuk secara gratis. Biaya baru dikenakan jika kamu menggunakan kendaraan pribadi. Oh ya, pembayaran parkir di kawasan ini menggunakan fasilitas e-money.
Untuk saat ini, Hutan Kota GBK buka setiap hari Selasa hingga Minggu. Dengan jam operasional mulai pukul 6 pagi.
Terbagi dalam 2 sesi yaitu Sesi 1 pukul 06.00 pagi hingga 10.00 pagi dan Sesi 2 mulai pukul 03.00 sore hingga pukul 06.00 sore.
Hutan Kota GBK merupakan hasil kerjasama pengelola GBK dengan pengembang Hotel Plataran.
Oleh karena itu, jangan heran jika melihat bangunan hotel dan restoran yang berada di areanya. Di beberapa sudut terdapat fasilitas yang hanya terbuka untuk pengunjung hotel maupun restoran.
Baca: Mengenal sejarah Bumi dengan mengunjungi geopark ini
Fasilitas tersebut biasanya hanya bisa digunakan melalui reservasi. Namun, area Hutan Kota GBK terbuka untuk umum.
Area ini memang sengaja dibuka sebagai tujuan rekreasi dan wisata outdoor. Di tengah berdirinya gedung-gedung puluhan lantai, taman ini ibarat oase.
Di sini, pengunjung dapat menyingkir sejenak dari polusi jalanan untuk menghirup udara segar.
Hutan Kota GBK merupakan bagian dari komplek Gelora Bung Karno tepatnya di Jalan Pintu Senayan. Akses termudah dari Pintu 5 GBK di Jalan Jend. Sudirman Kav 54 – 55, Senayan.
Pengunjung bisa menggunakan bus Transjakarta atau MRT. Bagi yang ingin menggunakan Busway TransJakarta ada beberapa pilihan rute.

Leave a Reply