Buka Kongres KMHDI, Presiden Jokowi Dorong Mahasiswa Kuasai Iptek Ekonomi Hijau

Written by

in

7cloud.asia – Presiden Joko Widodo (jokowi) mengajak generasi muda untuk mulai serius mendalami ekonomi hijau.

Jokowi mengatakan, perubahan iklim tidak hanya dirasakan di Indonesia saja. Semua negara juga merasakan dampak perubahan ikim ini. Karena itu, green economy atau ekonomi hijau perlu dilakukan untuk mendukung transformasi hijau.

Di hadapan mahasiswa anggota Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Jokowi minta agar mahasiswa mempersiapkan diri mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) tentang ekonomi hijau.

Baca: Presiden ajak warga beralih ke transportais publik yang lebih ramah lingkungan
 
“Dalam mendukung momentum transformasi hijau, saya minta KMHDI untuk
mempersiapkan diri mempelajari ilmu pengetahuan tentang ini (ekonomi hijau),” ujar Jokowi saat membuka Kongres Nasional Mahasabha XIII KMHDI 2023 di Universitas Tadulako, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
 
Iptek ini, lanjut Jokowi, perlu dipelajari agar nantinya dapat melakukan inovasi baru untuk menghadapi berbagai tantangan dan perubahan, salah satunya yakni
tantangan perubahan iklim.

Selain itu, Jokowi juga mengajak mahasiswa untuk mempelajari beberapa hal, di
antaranya terkait carbon trading (perdagangan karbon), carbon market (pasar
karbon).

Baca: Ekonomi biru untuk merawat kekayaan laut

Presiden juga mendorong mahasiswa untuk mengembangkan climated entrepreneurship, waste recycling, dan battery technology sebagai upaya mengurangi dampak perubahan iklim.
 
Jokowi menambahkan, semua negara di dunia kini berbondong-bondong untuk ikut masuk ke dalam transformasi ekonomi hijau, seperti pembiayaan dan pendanaan.

Dunia juga sedang berlomba untuk mengembangkan green energy atau energi hijau untuk menahan laju perubahan iklim.

Baca: Nasib nelayan kian terpinggirkan, konsep ekonomi biru harus diperjuangkan

“Karena itu, saya titip kepada KMHDI untuk menyosialisasikan jaga hutan, jaga air, pengelolaan sampah terutama sampah plastik. Selain itu, mengurangi polusi, karena polusi sudah menjadi masalah besar kita saat ini,” pesannya.

Pada kesempatan itu Jokowi juga mengusulkan agar universitas atau perguruan
tinggi dapat membuat jurusan dan fakultas yang mendukung transformasi hijau.
 
“Dunia sudah berubah, kita harus memiliki inovasi dan keinginan untuk
menyongsong perubahan-perubahan itu,” ujar Jokowi.

Nurakhmayani disarikan dari Setkab. 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *