BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem Seminggu Ke Depan

Written by

in

7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta  masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem pada seminggu kedepan (26 hingga 31 Agustus 2023).

Dipantau dari situs BMKG, cuaca ekstrem tersebut ditandai dengan potensi terjadinya puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dll.

Kondisi ini, menurut BMKG dapat memicu terjadinya banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

Baca: Dampak El Nino picu kenaikan harga beras dunia

Karena itu BMKG mengimbau agar masyarakat waspada dan tetap berhati-hati dalam menghadapi cuaca ekstrem ini.

Cuaca ekstrem ini terjadi akibat adanya aktivitas gelombang atmosfer Rossby
Ekuator diprakirakan aktif di sebagian wilayah Sumatera bagian utara dan tengah, Kalimantan bagian utara dan tengah, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku bagian utara, Papua Barat, dan Papua.

Faktor lainnya adalah adanya gelombang Kelvin yang diprakirakan aktif di Sumatera bagian selatan, Papua Barat, dan Papua bagian utara dalam sepekan ke depan.

Baca: Fenomena El Nino percepat lelehnya salju abadi di Puncak Jaya

Berbagai faktor inilah yang mendukung potensi pertumbuhan awan hujan yang bisa memicu cuaca ekstrem.

BMKG memperkirakan cuaca ekstrem terjadi pada 25-26 Agustus 2023 di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan. Riau,Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan.

Cuaca ekstrem juga berpotensi terjaid di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah,
Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah,
Sulawesi Selatan,Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Baca: Fenomena El Nino picu kanaikan harga beras, warga Rangkasbitung mulai beralih ke palawija

Sementara pada tanggal 27 hingga 28 Agustus 2023 cuaca ekstrem diperkirakan
terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu.

Cuaca ekstrem juga berpeluang terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Pada tanggal 29 hingga 31 Agustus 2023, wilayah Sumatera Utara,
Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Utara,Sulawesi Utara, Maluku Utara Papua Barat dan Papua diperkirakan terjadi cuaca ekstrem.

Baca: Dampak El Nino, warga Bandung Barat kesulitan air bersih

Sebelumnya, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan puncak musim
kemarau diprakirakan terjadi pertengahan Agustus hingga September 2023.

“Nanti setelah masuk Oktober mulai berkurang, berkurang tapi masih kering. Nah
diprediksi hujan ini November,” ungkap Dwikorita.

Dalam kurun waktu tersebut, cuaca panas dan kering akan terus meningkat. Kondisi ini dapat membuat cuaca panas akan terus meningkat dalam kurun waktu tersebut dan membuka peluang terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Reporter: Nurakhmayani)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *