7cloud.asia – Pada pertengahan 2022 lalu, Luko perusahaan asuransi asal Perancis, merilis hasil analisisnya terhadap kondisi bagi para pengguna sepeda di 90 kota di seluruh dunia. Studi ini meneliti apakah sebuah kota ramah sepeda atau tidak.
Tujuan dari studi yang laporannya diberi tajuk Global Bicycle Cities Index 2022 adalah menentukan apakah suatu kota memiliki kondisi yang baik atau tidak bagi para pengguna sepeda (ramah sepeda atau tidak).
Namun demikian, studi ini tidak semata-mata bertujuan membuat gambaran sebuah kota ramah sepeda atau mencari kota-kota terbaik dan terburuk untuk pengguna sepeda.
Riset ini lebih untuk mengevaluasi iklim bersepeda di 90 kota berdasarkan faktor-faktor yang terkait dengan pengguna sepeda.
Baca: Kota-kota yang sangat ramah bagi pejalan kaki
Dilansir kompas.com, Indeks penilaian bagi kota ramah sepeda ini dibuat dengan menggunakan enam indikator utama, yaitu cuaca (weather), tingkat penggunaan sepeda (bicycle usage).
Indikator kota ramah sepeda lainnya adalah tingkat kriminalitas dan keamanan (crime and safety), infrastruktur (Infrastructure), aktivitas berbagi sepeda (sharing), dan acara penunjang bersepeda (events).
Adapun indikator utama kota ramah sepeda tersebut dipecah lagi menjadi beberapa faktor. Misalnya tingkat kriminalitas dan keamanan (crime and safety) dibagi menjadi tingkat kematian, kecelakaan, dan pencurian sepeda.
Kemudian infrastruktur (Infrastructure) terbagi menjadi jumlah toko sepeda di satu kota, adanya jalanan khusus sepeda dan kualitas jalan, serta kualitas investasi dan infastruktur keseluruhan.
Aktivitas berbagi sepeda (Sharing) dipecah menjadi jumlah tempat rental (penyewaan) sepeda dan jumlah sepeda yang digunakan bersama-sama.
Baca: Kota ini sukses terapkan konsep transit oriented development
Lalu, acara penunjang bersepeda (Events) salah satunya dilihat dari ada atau tidaknya agenda hari tanpa kendaraan, seperti misalnya Car Free Day (CFD) di Jakarta setiap Minggu pagi.
Adapun 90 kota dalam daftar dipilih karena kesediaan mereka untuk berinvestasi dan berinisiasi untuk meningkatkan infrastruktur dan keselamatan saat bersepeda, dikutip dari laman de.luko.eu, Senin (29/8/2022).
Dari 90 negara yang termasuk dalam daftar Global Bicycle Cities Index 2022, Jakarta masuk dalam urutan ke-85.
Jakarta memperoleh total skor 21,66 poin, 0,58 poin lebih rendah dibandingkan Hongkong yang berada di peringkat ke-84. Sementara, skor Jakarta lebih tinggi 0,31 poin dibandingkan kota Moskow.
Baca: Slow city, konsep baru tata kelola kota yang lebih manusiawi
Secara detil berikut kota ramah sepeda menurut studi tersebut:
1. Utrecht, Belanda dengan skor 77,84 poin.
2. Munster, Jerman dengan skor 65,93 poin.
3. Antwerp Belgia dengan skor 60,51 poin.
4. Copenhagen di Denmark dengan skor 60,46 poin.
5. Amsterdam, ibu kota Belanda, dengan skor 60,24 poin.
6. Malmo, Swedia dengan skor indeks 55,88 poin.
7. Hangzhou, kota di China, dengan skor 52,55 poin.
8-10. Bern (Swiss), Bremen (Jerman), dan Hannover (Jerman) dengan skor masing-masing 48,76 poin, 47,81 poin, dan 46,7 poin.
Baca: Mengintip penataan kawasan TOD di Jakarta

Leave a Reply