Pemkab Bangli Bersihkan Danau Batur dengan Menggunakan Eco Enzyme

Written by

in

Pemkab Bangli gunakan eco enzyme untuk kurangi pencemaran di Danau Batur, Kintamani. ANTARA/HO-Humas Pemkab Bangli

 

7cloud.asia – Pemerintah Kabupaten Bangli, Bali menuangkan secara serentak 20 ton cairan eco enzyme dalam upaya penyelamatan dan mengurangi pencemaran di Danau Batur.

 
Danau Batur merupakan danau terbesar dan salah satu sumber air penting di provinsi Bali. Namun saat ini kondisi Danau Batur dalam kondisi tercemar.
 
Untuk itu Pemkab Bangli telah melakukan berbagai upaya seperti penanganan gulma eceng gondok, penertiban keramba jaring apung, penanganan sampah dan air limbah ke danau.
 
Baca: Ilmuwan AS gunakan jamur dan tanaman untuk bersihkan polusi tanah

“Penuangan eco enzyme yang dilaksanakan oleh Pemkab Bangli bersama seluruh komponen masyarakat hari ini merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun Kota Bangli yang ke 819,” kata Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, dalam siaran pers Diskominfo Bangli, di Bangli, Kamis (8/6/2023).

Ia menjelaskan, dengan penuangan eco enzyme ini maka kondisi Danau Batur akan lebih baik sehingga keragaman hayati di dalamnya akan lebih terjaga.
 
Ditambahkan, Kabupaten Bangli tidak mempunyai laut tapi mempunyai Danau Batur yang terletak di Kecamatan Kintamani dan merupakan Danau terbesar di Bali.

“Danau Batur ini menjadi tumpuan utama secara alami sebagai cadangan air untuk Bali oleh karena itu perlu jaga dan kita lestarikan agar Danau Batur bisa terbebas dari berbagai macam pencemaran,” katanya.

 
Baca: Pelestarian pohon raksasa usia ratusan tahun di Agam
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangli, I Putu Ganda Wijaya menjelaskan, maksud dan tujuan penuangan eco enzyme adalah merupakan salah satu upaya untuk penyelamatan Danau Batur, terutama dalam menekan pencemaran yang mengakibatkan menurunnya baku mutu kualitas air di danau.
 
Danau Batur sebagai fungsi sumber kehidupan bagi masyarakat Bangli dan Bali, khususnya dalam kebutuhan air.
 
Baca: Pemanasan global akibatkan sepruh danau di dunia mengering

Lokasi penuangan disebar di enam titik lokasi diantaranya Hulun Danu Songan  3,726 liter, Pura Segara/Pura Jati  2.185 liter, Tengah Tengah Danu 4.015 liter, sekitar Toyo Devasya : 3.535 liter, Dermaga Kedisan  3,515 liter, dan di Terunyan 3.235 liter.

Dengan total penuangan pada tanggal 31 Mei 2023 ini sebanyak  20.211 liter dengan melibatkan sebanyak 2.016 orang.

 
Penuangan eco enzyme dilaksanakan sebanyak 11 kali penuangan dengan target penuangan sebanyak 237 ton.
 
Baca: Pola konsumsi pengaruhi kelestarian lingkungan

Eco enzyme merupakan olahan dari sisa sayuran dan buah tetapi memberikan manfaat yang luar biasa, termasuk membersihkan air yang tercemar.

Eco enzyme yang diproduksi di Kabupaten Bangli dengan melibatkan OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, BUMD, sekolah-sekolah, Pemerintahan Desa, PKK, komunitas serta masyarakat. 

Sumber: Antaranews
 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *