Peneliti Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN Erma Yulihastin mengatakan, Perubahan Iklim telah terjadi selama hampir dua dekade terakhir pada periode tahun 2000 sampai 2019.
Perubahan Iklim mengakibatkan durasi musim hujan lebih panjang di beberapa wilayah selatan di Indonesia.
“Di Sumatera Selatan dan Kalimantan dan sebagian wilayah di selatan Pulau Sulawesi selama 49 hari. Perubahan Iklim, lanjutnya, mengakibatkan durasi musim hujan di Lampung dan bagian barat Pulau Jawa berlangsung lebih panjang 12 hari,” kata Erma di Jakarta, Maret lalu.
Baca: Agar pendidikan turut jadi solusi untuk perubahan iklim
Erna menambahkan, perubahan iklim juga mengakibatkan hari-hari kering mengalami peningkatan selama musim hujan untuk wilayah selatan Indonesia.
Untuk memantau Perubahan Iklim inim Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN membangun model prediksi musim Decision Support System (DSS) Kamajaya
Kamajaya merupakan aplikasi sistem kajian awal musim jangka madya berbasis model atmosfer. Data yang dihasilkan Kamajaya kemudian dikembangkan untuk mendukung riset atmosfer maupun aplikasinya.
Baca: Peringatan ancaman perubahan iklim sudah dimunculkan 70 tahun silam
“Fokus pengamatan kami di selatan Indonesia, karena selatan Indonesia merupakan tempat sentra pangan di Indonesia serta memiliki penduduk terbanyak,” kata Erma.
Perubahan iklim telah mengakibatkan peningkatan hujan yang lebih ekstrem pada musim hujan.
Adapun selama musim kemarau, hujan ekstrem semakin sering terjadi di Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Baca: Agar tumbuhkan kesadaran, begini seharusnya kampanye perubahan iklim dilakukan
Perubahan iklim juga mengakibatkan temperatur minimum mengalami penurunan di sebagian besar pantai utara Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta bagian tengah Jawa Barat.
Adapun perubahan iklim mengakibatkan hari-hari tidak hujan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan diproyeksikan meningkat, sehingga lebih kering dan mengalami peningkatan kering yang signifikan, sama halnya di Sumatera Selatan hingga Lampung.
Baca: Ribuan desa pesisir di Indonesia terancam hilang akibat perubahan iklim
Selain itu, perubahan iklim juga mengakibatkan penghangatan suhu permukaan laut di Laut Jawa bagian utara Jakarta.
Di sisi lain, suhu permukaan laut yang mendingin terbentuk di Laut China Selatan telah menciptakan tekanan tinggi.
Baca: Tentang dana loss and damage terkait perubahan iklim

Leave a Reply