Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Kisah Waduk Batu Licin hingga Tuntutan Aksi Kamisan

Written by

in

7cloud.asia – Artikel mengenai perubahan nama Waduk Giri Kencana, Cilangkap menjadi Waduk Batu Licin menjadi berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia.

Artikel ini menjadi berita terpopuler bersama sejumlah artikel terkait isu politik seperti Aksi Kamisan dan kritik terhadap kebijakan PTN-BH yang dinilai berdampak buruk pada kualitas pendidikan tinggi

Artikel mengenai keberadaan polusi yang dipicu sachet produk FCMG juga masuk dalam daftar berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia

Berikut lima berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia:

1. Filosofi di balik perubahan nama Waduk Licin
Bagi penduduk asli Cilangkap, Jakarta Timur, pergantian nama Waduk Giri Kencana menjadi Waduk Batu Licin Cilangkap menyimpan makna mendalam.

Bagi mereka, perubahan nama menjadi waduk Batu Licin ini sebagai bentuk penghormatan identitas, sejarah, serta cara masyarakat memandang dan merawat alam yang sejak lama menjadi bagian kehidupan warga setempat.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi mengembalikan nama Batu Licin menjadi nama waduk di kawasan itu. Keputusan tersebut diambil setelah mendengarkan penuturan para sesepuh dan tokoh masyarakat terkait sejarah dan latar belakang budaya setempat.

Baca berita selengkapnya di sini

2. Berpolitik ala slow living
Anda tetap bisa menjadi pelaku gaya hidup slow living tanpa harus menghindari dunia politik yang bagi sebagian besar orang dinilai terlalu bising dan riuh untuk diikuti.

Sebagai pelaku gaya hidup slow living kita tetap punya kehendak untuk tidak terlalu merisaukannya, dan bersikap secukupnya dalam melihat praktik politik.

Bisa dikatakan, berpolitik ala slow living bukan bersikap apatis, melainkan memilih isu secara selektif, mengedepankan refleksi, dan menghindari kebisingan politik transaksional demi keberlanjutan.

Baca berita selengkapnya di sini

3. Dampak buruk kebijakan PTN-BH
Praktik penerimaan mahasiswa baru (PMB) yang terlalu berorientasi pada jumlah sebagai dampak kebijakan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi X DPR.

PTN-BH memicu kecenderungan PTN menerima mahasiswa dalam jumlah besar karena kebutuhan pendapatan institusi dinilai berdampak negatif pada perguruan tinggi swasta (PTS)

Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyampaikan kritik tajamnya terhadap distorsi fungsi Perguruan Tinggi Negeri (PTN), khususnya PTN-BH , yang kini dinilai lebih menyerupai “industri kursus kuliah massal” daripada pusat riset dunia.

Baca berita selengkapnya di sini

4. Industri FMCG diminta transparan terkait pengurangan sampah palstiknya
Menurut laporan Audit Merek (Brand Audit) dalam 5 tahun terakhir, Unilever merupakan salah satu perusahaan FMCG (fast moving consumer good) terbesar yang selalu masuk ke dalam daftar pencemar tertinggi, baik secara nasional maupun global.

Hal itu disampaikan Juru Kampanye Zero Waste Greenpeace Indonesia, Ibar Fuqonul Akbar dalam acara Indonesia Eco Jamboree (IEJ) 2026 di Perpustakan Nasional, Jakarta, Jumat (6/2/2026) kemarin.

Ibar memaparkan, pada tahun 2025 lalu saat Greenpeace membuat Multi Stakeholder Forum, Unilever dan industri lainnya telah datang memenuhi undangan untuk menjelaskan pengelolaan sampahnya.

Baca berita selengkapnya di sini

5. Aksi Kamisan ke-897
Dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan aparat terhadap massa dan mahasiswa dalam aksi bulan Agustus tahun 2025 yang menyebabkan belasan korban jiwa menjadi sorotan Aksi Kamisan ke-897 di Jakarta, pada Kamis (12/2/2026).

Puluhan mahasiswa dan massa dengan menggunakan pakaian hitam-hitam dan menggunakan payung berwarna sama meramaikan Aksi Kamisan yang dihelat di seberang Istana Merdeka.

Seperti Aksi Kamisan sebelumnya, massa juga menyerukan yel-yel yang mengajak masyarakat untuk tidak diam, melawan impunitas dan melawan Prabowo sebagai penguasa yang melanggar HAM.

Baca berita selengkapnya di sini

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *