Jelang Ramadan Harga Sayur Mayur Naik, Omset Pedagang Menurun

Written by

in

7cloud.asia – Jelang bulan Ramadan, harga sayur mayur mulai merangkak naik. Para pedagang mengeluh omset yang mereka peroleh menurun.

Di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan misalnya, harga cabe rawit merah melonjak tajam hingga menyentuh angka Rp 110.000-120.000 per kilogram. padahal sebelumnya cabe rawit dijual dengan harga Rp. 80.000 per kilogram.

Selain cabe rawit, bawang merah juga mengalami kenaikan harga dari Rp 50.000 per kilogram menjadi Rp 60.000 per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi pada sawi putih yang kini dijual dengan harga Rp 15.000 per kilogram dari harga Rp 10.000 per kilogram.

Baca: Musim Hujan, Harga Sayur Mayur Merangkak Naik

Sementara sawi hijau kini dibanderol dengan harga Rp 15.000 per kilogram dari harga Rp 8000/kilogram.

Harga buncis juga mengalami kenaikan dari Rp 20.000 per kilogram kini menjadi Rp 24.000 hingga 25.000 perkilogram. Kol gepeng pun juga tak luput dari kenaikan harga dari Rp 6000 per kilogram kini menjadi Rp 9000 per kilogram.

Kenaikan harga ini dikeluhkan oleh para pedagang, seperti Catiri (57 tahun). Sejak kenaikan yang mulai terjadi pada awal minggu ini, ia mengaku omset penjualannya menurun karena pembeli mengurangi jumlah pembeliannya.

“Penurunannya (omset) lumayan, 50 persen adalah (turunnya). Tadinya pelanggan saya beli cabe rawit 1/2 kilogram, sekarang cuma seperempat atau 1 ons aja ,” kata Catiri tanpa mau mengungkapkan omset yang ia peroleh.

Baca: Pasca Lebaran, Pedagang di Pasar Sepi Pembeli 

Dia mengungkapkan penurunan dipicu oleh musim hujan yang membuat komoditas sayur mayur menjadi busuk atau terendam air.

“Kenaikan ini gara-gara musim hujan, barangkali stoknya sudah nggak ada kena banjir jadi pada rontok pada mati, jelang puasa juga,” katanya.

Kenaikan harga ini juga dikeluhkan oleh Selly, salah seorang pembeli. Ia terpaksa harus mengurangi pembelian bawang merah.

“Kirain harganya masih sama. Ternyata sudah naik. Jadi beli sekilo aja. Nanti kalau sudah turun (harga) beli lagi,” kata Selly.

Baik Selly maupun Catiri berharap harga sayur mayur dapat kembali stabil. Apalagi bulan Ramadan tinggal beberapa hari, dimana masyarakat banyak kebutuhan untuk perispan berpuasa.    

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *