7cloud.asia – Setidaknya 14 warga Palestina dilaporkan tewas kibat badai musim dingin dan cuaca dingin ekstrem yang melanda Jalur Gaza dalam waktu kurang dari 24 jam.
Kantor berita resmi Palestina, WAFA, pada Jumat (12/12/2025) melaporkan badai telah memicu runtuhnya beberapa bangunan dan menjebak ribuan pengungsi yang tinggal di pengungsiang dalam kondisi kedinginan.
Hujan deras dan angin kencang menerpa tempat-tempat penampungan sementara berupa tenda dan terpal, sehingga menempatkan keluarga yang sudah rentan dalam risiko yang lebih besar, kata badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Di antara 14 korban tewas dalam sehari terakhir terdapat tiga anak yang meninggal akibat hipotermia.
Hipotermia adalah kondisi serius saat suhu tubuh turun di bawah 35°C, terjadi ketika tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada memproduksinya, umumnya karena paparan dingin ekstrem (udara/air), pakaian basah/tidak cukup, atau lingkungan dingin berkepanjangan.
Hipothermia mengganggu fungsi organ vital dan bisa berakibat fatal jika tidak ditangani segera, dengan gejala mulai dari menggigil hingga kebingungan dan hilang kesadaran.
Mengutip reutersnews.com, dengan ratusan ribu keluarga Palestina yang kini berlindung di tenda-tenda tipis, badan pertahanan sipil Gaza berjuang untuk mengatasinya, menerima lebih dari 2.500 panggilan telepon selama periode 24 jam.
Badan tersebut melaporkan bahwa tiga bangunan runtuh di Kota Gaza akibat badai tersebut.
Baca: 386 Warga Palestina tewas akibat serangan Israel di masa gencatan senjata
Sementara itu, tenda-tenda dan perlengkapan musim dingin lainnya tetap diblokir di perbatasan karena Israel terus membatasi aliran bantuan ke wilayah kantong tersebut.
Dewan Pengungsi Norwegia (NRC) mengatakan hanya 15.600 tenda yang telah dibawa ke Gaza sejak gencatan senjata diberlakukan pada bulan Oktober.
Tenda-tenda tersebut telah digunakan untuk membantu sekitar 88.000 warga Palestina, menurut NRC. Hal ini terjadi di wilayah dimana 1,29 juta orang membutuhkan perlindungan.
Kelompok hak asasi manusia Israel B’Tselem mengatakan lebih dari 6.500 truk saat ini menunggu untuk diizinkan oleh Israel memasuki Gaza dengan membawa persediaan penting musim dingin, termasuk tenda, selimut, pakaian hangat dan bahan-bahan kebersihan.

Leave a Reply