7cloud.asia – Berdasarkan hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terdapat dua bibit siklon tropis yang dapat memicu hujan berintensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah hingga Sabtu (13/12/2025).
Dalam akun instagram resmi BMKG, bibit siklon tropis 91S terbentuk sejak 7 Desember 2025 di wilayah Samudera Hindia barat Lampung. Saat ini kecepatan angin maksimum sekitar sistem mencapai 35 knot (65 km/jam) dan tekanan udara minimum 1006 hPa.
Dalam kurun waktu 24 hingga 72 jam bibit siklon tropis ini berpeluang tinggi menjadi siklon tropis yang memicu terjadinya hujan berintensitas sedang hingga lebat di wilayah Sumatera Barat, Bengkulu dan Lampung.
Baca: Delapan Hari Sebelum Bencana, BMKG Berkali-kali Keluarkan Peringatan Dini
Siklon tropis ini juga memicu terjadinya gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di Samudera Hindia barat Kepulauan Mentawai, Samudera Hindia selatan Banten hingga Jawa Barat, Selat Sunda bagian Selatan.
Sedangkan gelombang laut tinggi antara 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia barat Bengkulu hingga Lampung.
Sementara, bibit siklon tropis 93S terbentuk pada 11 Desember di wilayah Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Barat. Saat ini kecepatan angin maksimum di sekitar sistem mencapai 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara minimum 1009 hPa.
Baca: Memasuki Puncak Musim Hujan, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Bencana
Dalam kurun waktu 24 hingga 72 jam bibit siklon tropis ini berpeluang rendah menjadi siklon tropis yang memicu terjadinya hujan berintensitas sedang hingga lebat di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur bagian barat.
Bibit siklon tropis 93S juga memicu terjadinya gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di Samudera Hindia selatan Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur, perairan selatan Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur, Selat Bali, Lombok, Alas bagian selatan.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengimbau masyarakat mewaspadai kondisi cuaca dan gelombang tinggi tersebut.
Baca: BMKG Keluarkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah Ini
“Potensi dampak tidak langsung berupa hujan sedang hingga lebat dan gelombang tinggi di perairan harus tetap kita waspadai. Oleh karena itu, lakukan langkah pencegahan yang diperlukan, selalu ikuti informasi resmi dari BMKG, dan pastikan keselamatan menjadi prioritas utama. Kita tenang, tetapi tetap siaga,” kata Faisal, Kamis (11/12/2025)
Di sisi lain, masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir dan wilayah yang rentan banjir dan longsor perlu meningkatkan kewaspadaan.
Demikian pula pelaku kegiatan pelayaran, perikanan, dan transportasi laut diharapkan menyesuaikan aktivitas mereka berdasarkan informasi resmi gelombang tinggi yang BMKG keluarkan.

Leave a Reply