10 Korban Longsor Cilacap Masih dalam Pencarian

Written by

in

7cloud.asia – Pasca longsor di Desa Cibeunying, Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, BNPB menyebut pada Minggu (16/11/2025) atau hari keempat operasi, tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan kembali menemukan dua jenazah yang tertimbun material longsor.

Penemuan tersebut menambah total korban meninggal dunia menjadi 13 orang. Sementara itu, masih terdapat 10 warga yang masuk dalam daftar pencarian.

Dilansir Antaranews.com, upaya pencarian terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan dengan menyisir area terdampak menggunakan peralatan berat dan bantuan anjing pelacak.

Total ada 22 unit alat berat jenis bucket eskavator dari Kementerian Pekerjaan Umum serta Pemerintah Kabupaten Cilacap diturunkan ke lokasi untuk mempercepat proses penggalian material longsor diperkirakan sedalam lebih delapan meter.

Penambahan alat berat tersebut dinilai signifikan dalam memudahkan tim menemukan korban yang tertimbun, mengingat ketebalan dan luasnya area timbunan tanah di lokasi longsoran.

Selain itu, operasi SAR juga melibatkan 1.001 personel dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga relawan, yang bekerja bersama untuk mempercepat proses pencarian serta penanganan darurat di lapangan.

Untuk memperkuat pencarian, sembilan ekor anjing pelacak (K9) dari Kantor SAR Semarang, Polda Jawa Tengah, dan jajaran Polres di wilayah itu turut diterjunkan guna membantu mengidentifikasi titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi korban tertimbun.

Sementara warga yang rumahnya rusak akibat longsor saat ini mengungsi ke balai desa dan gedung sekolah setempat.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa kedua fasilitas pengungsian sudah dilengkapi dapur umum yang proporsional untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi selama masa tanggap darurat.

Berdasarkan data yang dikonfirmasi BNPB dalam peristiwa longsor di Cibeunying, Cilacap ini ada lebih dari 28 kepala keluarga yang terdampak.

Mereka diungsikan sementara demi keselamatan karena kondisi tanah di sekitar permukiman masih labil dan rawan longsor susulan.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *