7cloud.asia – Artikel mengenai para perempuan yang diangkat menjadi pahlawan nasional menjadi berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia.
Artikel ini menjadi berita terpopuler bersama artikel tentang kondisi politik Indonesia yang memanas pasca tewasnya pengemudi ojol dalam aksi unjuk rasa di Gedung DPR.
Selain itu artikel mengenai perjuangan guru menghadapi gonta-ganti kurikulum juga masuk dalam daftar berita terpopuler pekan ini.
Berikut lima berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia:
1. 16 Perempuan pahlawan nasional
“Sejauh mana perjuangan Kartini mampu mempengaruhi pola pikir perempuan saat itu, sehingga mendorong gerakan kesetaraan di masa penjajahan tersebut?“ demikian pertanyaan yang terlontar
Pelontar pertanyaan beralasan, meski jauh ke depan, pemikiran Kartini hanya dituangkan dalam surat-suratnya kepada JH Abendanon dan tidak dipublikasikan secara luas.
Sementara, di luar Jawa ada banyak perempuan yang ikut mengangkat senjata melawan penjajah Belanda.
Baca artikel selengkapnya di sini
2. Cara pemerintah Kota Tokyo atasi penurunan air tanah
Tokyo merupakan salah satu kota besar di dunia yang terancam tenggelam akibat penurunan muka tanah. Namun otoritas setempat mengambil langkah cepat untuk mengatasinya.
Ketika menyadari wilayahnya mengalami penurunan muka tanah, pemerintah Kota Tokyo segera menelaah beragam solusi dan memutuskan untuk menyelesaikan akar masalah.
Pemerintah Kota Tokyo lalu mengetatkan aturan pemompaan air tanah yang menyebabkan laju penurunan muka tanah menurun secara signifikan pada 1970-an.
Baca artikel selengkapnya di sini
3. Ulang tahun Wiji Tukul
Ikatan Kemanusiaan untuk Korban Penghilangan Paksa Indonesia (IKOHI) dan Komunitas Utan Kayu (KUK), meluncurkan buku “Indonesia Belum Merdeka” dalam memperingati ulang tahun penyair Wiji Thukul yang ke 62.
Peluncuran buku ini berisi kumpulan esai dan wawancara Wiji Thukul yang melihat ironi kemerdekaan dijaman Orba, yang kini berulang dibawah rezim Prabowo.
Aspirasi perlawanan Wiji Thukul bukan hanya dituliskan dalam puisi tetapi juga dalam esai dan pemikiran-pemikiran kritis melalui wawancara melalui media massa (baik pers mahasiwa dan alternatif maupun pers umum).
Baca artikel selengkapnya di sini
4. Kepolisian perlu direformasi total
Meluasnya aksi protes di beberapa kota di Indonesia pasca-meninggalnya Affan Kurniawan yang dilindas oleh rantis Brimob semakin membuktikan urgensi reformasi Polri.
Polri juga menjadi pelaku pelanggaran kebebasan sipil terbanyak selama 2025 dengan 52 kasus, jauh di atas TNI (4 kasus) atau pemerintah (6 kasus).
Penelitian berbasis data selama 2005-2014 menunjukkan, penggunaan senjata api oleh polisi kerap terjadi meski mereka beroperasi di lingkungan dengan tingkat ancaman yang rendah.
Artinya, penggunaan kekuatan berlebihan bukanlah insiden baru, melainkan praktik kekerasan yang sudah berlangsung lama.
Baca artikel selengkapnya di sini
5. Perjuangan guru hadapi gonta-ganti kurikulum
Menurut laporan Research on Improving Systems of Education (RISE) dan kajian SMERU, akar persoalan ketimpangan tersebut merupakan akibat dari belum terpenuhinya kompetensi guru serta masih kurangnya konsistensi kurikulum di satuan pendidikan.
Studi Kesenjangan Pembelajaran Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia di Kelas I-III SD dari 19 Kabupaten yang mewakili wilayah barat dan timur Indonesia pada 2021 juga menunjukkan bahwa selama masa pemulihan learning loss, guru mengalami beban ganda dalam hal kesiapan terutama akibat gonta-ganti kurikulum.
Karena itu, penting untuk membekali guru agar menguasai dan mampu menyesuaikan kurikulum sesuai lingkungan dan kebutuhan pembelajaran masing-masing.
Baca artikel selengkapnya di sini

Leave a Reply