7cloud.asia – Isu mengenai kesehatan mental telah menginspirasi para penulis skenario di drama Korea atau K-drama. Tema kesehatan mental menjadi isu yang konsisten diangkat di K-drama.
Dengan kecerdasan dan rasa sensitifnya, para penulis skenario K-drama membangun kesadaran seputar kesehatan mental dan menyoroti perjuangan penyintas kesehatan mental.
Dari romansa yang lambat hingga narasi irisan kehidupan, K-drama telah berhasil menyajikan kepada penontonnya narasi tentang kesehatan mental.
Tak hanya masalah yang ditimbulkan, K-drama juga memunculkan masa-masa di mana para karakter berdamai dan berusaha pulih dari masalah mereka.
Endingnya, K-drama menjadi tontonan yang juga memberdayakan pemirsanya bahwa di muka Bumi ini ada orang-orang yang tidak seberuntung mereka.
Baca: K-drama yang mengangkat isu kesehatan mental
K-drama yang mengangkat isu kesehatan mental ini sekaligus menyadarkan betapa berartinya barang bernama kesehatan mental ini dalam kehidupan seseorang.
Salah satu K-drama yang mengangkat isu kesehatan mental adalah Kill Me Heal Me. Kill Me Heal Me mengangkat kisah penyintas Dissociative Identity Disorder (DID), atau yang lebih dikenal dengan kepribadian Ganda.
Jin Soo-Wan menulis skenario Kill Me Heal Me dengan cermat. Dia menyelipkan humor di tengah rumitnya masalah yang dihadapi tokoh utama Cha Do Hyun yang memiliki tujuh kepribadian.
Hasilnya, Kill Me Heal Me tidak terasa sangat berat tetapi tetap mampu memberikan pencerahan atau bahkan bahan renungan kepada para penontonnya.
Menonton habis 20 episode Kill Me Heal Me, menyadarkan penulis bahwa setiap orang menyimpan lukanya masing-masing. Ada yang berani menghadapinya, dan ada yang coba menghindarinya tetapi gagal dan justru menambah dalam luka itu
Baca: My Happy Ending, K-drama yang mengangkat penyintas bipolar
Inilah yang dihadapi tokoh utama Kill Me Heal Me, Cha Do Hyun (yang diperankan dengan apik oleh Ji Sung). Dia adalah pewaris perusahaan besar, tetapi namanya disebut dengan disertai bisik-bisik di antara para konglomerat.
Do Hyun dirawat karena masalah kesehatan mental yang rumit. Dia menderita gangguan identitas disosiatif dan “hidup” dengan enam kepribadian berbeda, yang masing-masing muncul ke permukaan tergantung pada situasinya.
Do Hyun menciptakan kepribadian ini untuk menghadapi masa lalunya yang traumatis dan kejam sebagai seorang anak.
Kepribadiannya pecah akibat rasa bersalah dan emosi negatif lain yang mengendap dan bergulung di dalam diri Cha Do Hyun kecil, dan terus menghantuinya hingga usia dewasa.
Titik terang mulai terlihat ketika Do Hyun bertemu Oh Ri Jin (diperankan Hwang Jung Eum), seorang psikiater muda.
Baca: K-drama yang mengangkat isu kesehatan mental
Do Hyun saat itu tampil dalam karakter Shin Se Gi, yang kasar dan berangasan yang muncul saat Do Hyun marah atau terluka. Ri Jin kemudian menyadari bahwa itu adalah salah satu dari banyak kepribadian Do Hyun.
Ri Jin dan Do Hyun ternyata berbagi masa lalu saat masih usia kanak-kanak. Dalam ingatan yang tak utuh, keduanya mencoba mengurai masalah yang memicu masalah kesehatan mental yang dialami Do Hyun.
Dan, ketika tragedi dan trauma itu masa lalu itu dibuka dan dimaknai secara berbeda maka perlahan masalah kesehatan mental yang dihadapi Do Hyun mulai teratasi
“Semua orang punya ruang bawah tanah yang gelap di dalam hatinya. Jika hanya dipandangi maka akan terasa gelap dan menakutkan. Jadi turunlah ke bawah sana dan hadapi apa yang ada di dalamnya. Jika kau takut, pasti akan ada orang yang bisa menggandeng tanganmu untuk mengusir rasa takutmu”
Petikan narasi di episode terakhir Kill Me Heal Me ini, seolah memberi panduan untuk mereka yang merasa punya masalah tetapi menutup rapat-rapat masalah mereka.
Buat Anda yang tertarik dan ingin menyaksikan K-drama yang diproduksi pada 2015 ini, dapat menyaksikannya di Viki ataupun WeTV
Baca: K-drama Good Partner mengangkat lika-liku perceraian

Leave a Reply