7cloud.asia – Ekonom senior yang pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (EKUIN), Kwik Kian Gie meninggal dunia pada Senin (29/7/2025) malam.
Kabar meninggal dunianya Kwik Kian Gie diinformasikan oleh Sandiaga Uno di akun Instagramnya tadi malam. Sandiaga Uno juga menyampaikan dukacita atas meninggalnya Kwik Kian Gie, yang dinilainya sebagai sosok nasionalis sejati.
“Selamat jalan, Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati,” tulis Sandiaga di akun Instagramnya, Senin (28/7/2025) malam.
Sandiaga mengenang sosok Kwik Kian Gie sebagai guru yang selalu berjuang demi kepentingan masyarakat.
“Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka,” tulis Sandi.
Baca: Mengenang Paus Fransiskus sosok panutan dunia
Dilansir Kompas.com, tokoh senior senior PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno menceritakan bahwa Kwik Kian Gie Kwik Kian Gie sempat dirawat selama dua bulan di Rumah Sakit (RS) Medistra, Jakarta.
“Beliau meninggal dunia setelah dirawat sekitar dua bulan di RS Medistra,” ujar Hendrawan.
Hendrawan sendiri mengenang Kwik sebagai sosok yang berintegritas. Adapun mengenai tempat persemayaman jenazah Kwik Kian Gie, ia menjelaskan bahwa hal itu masih menunggu keputusan keluarga.
“RIP (rest in peace) Kwik Kian Gie. Selamat jalan menuju keabadian, ekonom andal berintegritas. You’ll be missed,” ujar Hendrawan.
Semasa hidupnya, Kwik Kian Gie yang lahir di Pati, 11 Januari 1935 ini dikenal sebagai seorang ekonom yang kritis dan tajam.
Baca: Peringatan 100 tahun Pramoedya Ananta Toer
Kwik Kian Gie yang merupakan fungsionaris PDI Perjuangan sering menulis kolom di surat kabar Kompas yang mengkritik kebijakan pemerintahan Soeharto pada akhir tahun 1980-an dan 1990-an.
Selain itu, sebagai bentuk pengabdian di dunia pendidikan Indonesia, ia mendirikan Institut Bisnis dan Informatika Indonesia.
Melalui tulisan-tulisannya di media nasional dan kiprahnya mendirikan Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII), Kwik mewariskan pemikiran tajam dan semangat kritis bagi generasi muda.
Sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi (1999–2000) dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas (2001–2004), almarhum dikenal berani menyuarakan kebenaran di tengah tekanan politik dan krisis kepercayaan.
Kwik Kian Gie dikenal berani mengkritik sistem yang timpang dan membela kebijakan ekonomi yang berpihak kepada rakyat kecil.
Baca: Bunda Iffet, perempuan di balik jatuh bangunnya Slank
Ketegasannya dalam menolak tekanan asing dan keberaniannya membongkar praktik yang tidak adil menjadikannya simbol keberpihakan yang tulus terhadap kepentingan bangsa.
Kwik Kian Gie dikenal sebagai sosok yang teguh dan tidak mudah terbeli oleh kekuasaan atau kepentingan sesaat. Ia percaya bahwa pertumbuhan ekonomi yang sejati tidak hanya tentang angka, tapi tentang keadilan, keberlanjutan, dan keberpihakan pada yang lemah.
Hal yang paling menonjol dari diri Kwik adalah keteguhan moral dan kesederhanaannya. Kwik menunjukkan bahwa seorang intelektual bisa menjadi patriot sejati tanpa harus berteriak, tanpa harus mencitrakan diri.
Ia bekerja dalam diam, berpikir dalam jernih, dan bertindak untuk bangsa.Meninggalnya Kwik Kian Gie menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, namun warisan pikirannya akan terus hidup.

Leave a Reply