7cloud.asia – Sebanyak 30 warga lanjut usia (Lansia) mengikuti kegiatan Senior School Pintar (SSP) di RPTRA Susukan Ceria, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada pertengahan April lalu.
Senior School Pintar ini adalah program Sekolah Lansia Online yang merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Jakarta Timur dan Universitas Respati Indonesia (URINDO).
Program ini bertujuan untuk memberikan pendidikan dan pelatihan kepada para lansia agar tetap sehat, mandiri, dan produktif.
Senior School Pintar disebut menawarkan pembelajaran yang mudah diakses dan sederhana, berfokus pada peningkatan kualitas hidup lansia melalui pendekatan yang cerdas, sehat, mandiri, aktif, dan produktif, sesuai dengan tujuh dimensi lansia tangguh.
Materi pembelajaran mencakup berbagai aspek, seperti kesehatan, teknologi informasi, dan keterampilan produktif.
Baca: Tantangan yang dihadapi Indonesia saat masuki era aging population
Pihak Pemerintah Kota Jakarta Timur mengatakan, SSP ini digelar serentak di 65 kelurahan se-Jakarta Timur. Setiap lokasi diikuti sebanyak 30 Lansia.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah menjelaskan, kelebihan Senior School Pintar ini adalah menggunakan konsep digital, sehingga pembelajaran bisa dilakukan secara efektif.
Pembelajaran sekolah pintar dilakukan dua pekan sekali dengan lokasi di kantor kelurahan, RPTRA, dan tempat lainnya,” terangnya.
Menurutnya, materi yang diberikan bersifat edukatif dan promotif karena juga melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas PPAPP, dan Pemerintah kota Jakarta Timur berkolaborasi dengan Universitas Respati Indonesia.
“Senior School Pintar ini sudah didaftarkan hak ciptanya di Kementerian Hukum Republik Indonesia,” ucapnya.
Baca: Sejumlah kota tengah menjajaki membangun sekolah lansia
Melalui kegiatan ini, Iin berharap, dapat mengoptimalisasi penguatan Posyandu Lansia di Jakarta Timur. Sehingga, bisa mewujudkan harapan hidup yang lebih baik dan Lansia semakin tangguh mandiri, sehat, dan berdaya.
Sementara, seorang peserta Senior School Pintar bernama Tri Salafiah (61) mengaku merasakan manfaat dari kegiatan ini. Sekolah lansia ini, menurutnya, dapat menambah pengetahuan juga bisa saling silaturahmi dan berinteraksi dengan sesama Lansia.
“Alhamdulillah masih bisa mengikuti kegiatan SSP. Kebetulan materi ini juga sangat menarik soal kesehatan,” tandasnya.
URINDO berada di balik penyusunan modul dan kurikulum pembelajaran Senior School Pintar. Ini merupakan implementasi visi URINDO menjadi universitas entrepreneur dan ramah lansia yang diakui.

Leave a Reply