7cloud.asia – Indonesia Fashion Parade 2025 yang berlangsung selama dua hari di Hotel Manhattan, Jakarta resmi ditutup pada Minggu (29/6/2025) malam.
Indonesia Fashion Parade 2025 mengusung tema “Heritage & Legacy” dan menghadirkan pelaku fesyen dari seluruh daerah Indonesia dan berbagai negara di kawasan Asia Tenggara.
Menurut Presiden Indonesia Fashion Parade, Athan Siahaan peragaan busana selama dua hari Indonesia Fashion Parade 2025 bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan wastra Nusantara.
Indonesia Fashion Parade 2025 juga mendorong pengurangan limbah pakaian, dengan menantang para desainer mereka-ulang isi lemari mereka.
“Karya yang ditampilkan hari ini dipersembahkan untuk nusa dan bangsa Indonesia dalam rangka untuk mengurangi limbah pakaian di Indonesia,” kata Athan.
Baca: Indonesia Fashion Parade 2025 mengangkat kekayaan wastra Nusantara
Athan berharap, semua pelaku industri fashion di Indonesia akan menjadi penggerak upaya ini mengingat Indonesia adalah penyumbang limbah pakaian terbesar kedua di dunia setelah India
Selain parade karya, malam penutupan Indonesia Fashion Parade 2025 juga ditandai dengan pengumuman pemenang Indonesia Fashion Design Copmetision atau IFDC 2025.
Adapun para pemenang adalah Anisa Lutfia Rahma untuk Best Design, Best Taditional Weaving jatuh kepada Dia Ayunda Afita, dan Best Creativity kepada Nur Widya Rahmawati,
Best Concept diberikan kepada Maliqa Aisha Agustina, Best Original kepada Siti Rahmi, Best Performance disabet oleh Amelia Putri, Best Art kepada Sheika Fajrianita, dan Best Presentation diberikan Arvilia Kartika.
Indonesia Fashion Parade 2025 juga menggelar Indonesia Model Hunt 2025, yang mana First Runner Up Top Model 2025 dimenangkan oleh Mickalen Wong Ming Fai dari Malaysia dan Top Model 2025 dimenangkan oleh Zayyanah Dzatil Izzah dari Kendari, Indonesia.
Baca: BliBli Fashion Fest terapkan fesyen ramah lingkungan
Tahun ini merupakan kali kelima Indonesia Fashion Parade digelar dan perhelatan tahun ini diikuti oleh desainer dan model dari Malaysia, Timor Leste, Vietnam dan Indonesia.
Di hari pertama Indonesia Fashion Parade 2025, dilakukan gelar karya dari 13 desainer, 10 dari Indonesia, 1 dari Vietnam dan 2 dari Malaysia – dan peragaan ragam busana tradisional Indonesia oleh Komunitas Perempuan Berkebaya.
Selain itu, 25 finalis Indonesia Fashion Design Competition (IFDC) 2025 juga menampilkan karya-karya mereka yang lolos.
Hari kedua Indonesia Fashion Parade 2025 menghadirkan karya delapan desainer, satu dari Timor Leste dan tujuh dari Indonesia.
Baca: Mengenal beragam kebaya Nusantara
Semua desainer yang ikut serta di Indonesia Fashion Parade 2025 memperkenalkan karya-karyanya yang menggabungkan unsur-unsur wastra tradisi daerah atau negaranya dan menggabungkannya dengan
Dalam sambutan video yang diputar di hari pembukaan, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan bahwa Indonesia Fashion Parade tidak hanya sekadar fashion show.
”Indonesia Fashion Parade juga menjadi wadah bagi para desainer, industry tekstil dan pelaku lainnya untuk berkolaborasi, berinovasi sekaligus berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.
Sejumlah duta besar dan perwakilan negara sahabat ikut hadir di acara pembukaan pada Sabtu (28/6/2025).

Leave a Reply