7cloud.asia – Dalam rangkuman perkembangan situasi dan penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian di beberapa wilayah yang mulai memasuki musim kemarau.
Kebakaran hutan dan lahan antara lain terjadi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat pada Jumat (5/6/2026). Kebakaran yang melanda Dusun Lambagu mengakibatkan sekitar 6 hektare lahan terdampak.
Lokasi titik api berada di Desa Sumare, Kecamatan Simboro. BPBD Provinsi Sulawesi Barat bersama BPBD Kabupaten Mamuju dan unsur pemadam kebakaran melakukan pemadaman dan pendataan di lokasi kejadian.
Saat laporan ini disusun, kebakaran hutan dan dilaporkan belum sepenuhnya padam.
Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau juga masih menjadi salah satu perhatian nasional. Berdasarkan data hingga Jumat (05/06), total luas lahan terbakar sejak 1 Januari 2026 mencapai 15.048,83 hektare.
Pemerintah Provinsi Riau masih menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan yang berlaku sejak Februari lalu hingga November mendatang
Baca: Kebakaran Hutan dan Lahan Menghebat, 11 Daerah di Riau Tetapkan Status Siaga
BNPB terus melakukan pendampingan melalui Kedeputian Bidang Penanganan Darurat. Pada perkembangan terbaru, terdapat penambahan luas lahan terbakar sekitar 1,2 hektare yang masih dalam proses penanganan oleh tim gabungan di lapangan.
Di Provinsi Aceh, kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Nagan Raya juga masih terus dipantau. Hingga Jumat (5/6/2026), luas lahan yang terbakar mencapai 95 hektare.
Tim gabungan telah berhasil memadamkan sekitar 88 hektare, sementara proses pendinginan dan pemadaman pada titik api yang tersisa masih terus dilakukan.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, sejumlah wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Di sisi lain, beberapa wilayah mulai memasuki musim kemarau yang meningkatkan potensi kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.
Baca: Fenomena El Nino Dapat Memicu Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut di Enam Provinsi Ini
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi maupun kebakaran hutan dan lahan.
Pemerintah daerah diharapkan memastikan kesiapan personel, peralatan dan langkah mitigasi.
Sementara masyarakat diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca, menghindari aktivitas pembakaran lahan, serta segera melapor kepada petugas apabila menemukan potensi ancaman bencana di wilayahnya.
Kesiapsiagaan, deteksi dini, dan respons cepat seluruh unsur menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko dan dampak bencana.
Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, relawan, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan, penanganan darurat, dan percepatan pemulihan sehingga keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Leave a Reply