Akankah Perluasan TransJakarta Atasi Kemacetan di Jakarta?

Written by

in

7cloud.asia – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani mengapresiasi perluasan layanan TransJakarta dengan peluncuran rute baru TransJabodetabek Bogor–Blok M serta perpanjangan Koridor 13.

Ia berharap, perluasan rute TransJakarta ini dapat menjadi salah satu solusi untuk menekan kemacetan di Jakarta.

“Kalau masyarakat semakin banyak yang menggunakan transportasi publik, Insya Allah impian kita untuk mengurangi kemacetan bahkan menghilangkannya bisa tercapai,” katanya Kamis (5/6/2025).

Menurut Rany, kemacetan masih menjadi salah satu persoalan utama di Jakarta. Ia pun mendukung penuh kebijakan penggunaan transportasi umum setiap Rabu, sebagaimana diatur dalam Instruksi Gubernur Nomor 6 Tahun 2025.

“Saya juga pendukung program Rabu naik transportasi publik. Saya sudah mencoba sendiri, dan Alhamdulillah nyaman. Mudah-mudahan ke depannya terus dirawat dan dijaga,” tuturnya.

Baca: Disambut antusias, layanan Transjabodetabek akan diperluas

Ia juga mengajak seluruh pengguna transportasi umum untuk selalu menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas publik demi kenyamanan bersama.

Lebih lanjut, Rany menyebut peluncuran rute baru ini sebagai bukti komitmen Pemprov DKI dalam mengatasi kemacetan dan meningkatkan layanan transportasi.

“Saya mengapresiasi peluncuran rute baru hari ini, juga rute-rute sebelumnya yang menunjukkan bahwa Jakarta peduli bukan hanya pada warganya, tetapi juga pada warga kota-kota pendukung di sekitarnya,” tandasnya.

Ia menilai, langkah ini akan mempermudah mobilitas warga daerah penyangga yang bekerja di Jakarta sekaligus upaya mengatasi kemacetan. Dengan adanya rute baru dari Transjakarta ini, wilayah Jakarta dan sekitarnya bisa saling terkoneksi.

”Jakarta tidak bisa berdiri sendiri, karena sebagian besar warga yang beraktivitas di siang hari justru berasal dari Bogor, Tangerang, dan Tangerang Selatan,” ujarnya.

Baca: Makin banyak warga Jakarta yang beralih ke transportasi publik

Rany bersyukur atas kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan pemerintah daerah di kawasan Bodetabek yang menghasilkan kebijakan transportasi publik yang terintegrasi dan memudahkan masyarakat.

Sejak pertamakali diluncurkan pada 2004, jumlah penumpang TransJakarta terus mengalami peningkatan. Dilansir dari transjakarta.co.id, pada 2024, Transjakarta telah melayani 371,4 juta pelanggan, dengan rata-rata lebih dari 1 juta pelanggan per hari.

Angka ini menunjukkan peningkatan hampir dua kali lipat dibandingkan dua tahun sebelumnya, dengan cakupan populasi yang terlayani mencapai 91,7 persen.

Namun demikian tetap dibutuhkan kebijakan pendukung untuk agar masyarakat beralih dari kendaraan bermotor pribadi ke transportasi publik untuk mengurai kemacetan di Jakarta.

Dari riset yang dilakukan Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) share penggunaan transportasi publik saat ini hanya di angka 10 persen. jauh di bawah target 55 persen pada tahun 2045.

Baca: Pemprov DKI Jakarta targetkan 55 persen warga gunakan transportasi publik

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *