Tag: menteri

  • Menteri yang Maju Jadi Caleg di Pemilu 2024 Akan Dievaluasi

    Menteri yang Maju Jadi Caleg di Pemilu 2024 Akan Dievaluasi

    “Presiden sudah mengatakan menteri-menteri tidak boleh mengabaikan tugasnya, kalau nanti sampai tugasnya tidak dilaksanakan dengan baik itu akan di-reshuffle. Saya kira itu, sudah ada pernyataan dari Presiden,” kata Wapres Ma’ruf Amin di Nusa Dua, Bali, Selasa (23/05/2023).
     
    Baca: Polarisasi diperkirakan masih warnai Pemilu 2024

    Karena itu, Wapres menganjurkan para menteri yang maju sebagai caleg di Pemilu 2024 supaya tetap menjalankan tugasnya sebagai menteri, sebagai pembantu Presiden.

     
    “Saya kira saya sudah beberapa kali sudah membuat seruan jangan sampai mereka mengabaikan tugasnya,” tambah Wapres.
     
    Diketahui sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju menjadi caleg dalam Pemilu 2024.
     
    Nama Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto diusulkan oleh Partai Gerindra yang berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk menjadi capres.
     
    Baca: Jadwal  dan tahapan Pemilu 2024

    Sejumlah nama yang diketahui ikut maju menjadi caleg adalah Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang maju di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah I meliputi Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Kota Salatiga, dan Kota Semarang.

    Selanjutnya Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah akan menjadi bakal caleg lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Dapil Jakarta II yang mencakup Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan luar negeri.

    Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar yang juga akan menjadi caleg pada Pemilu Anggota DPR RI 2024 melalui PKB

    PDI Perjuangan juga mendaftarkan nama Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly sebagai caleg pada Pemilu 2024.

     
    Baca: Bagaimana harusnya Presiden bersikap di Pemilu 2024
     
    Sementara itu, dari Partai NasDem muncul Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate.

    Selanjutnya Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo akan nyaleg lewat Partai Perindo di Dapil Jawa Timur I yang meliputi Surabaya dan Sidoarjo.

    Sementara itu, Wakil Menteri Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Ferry Noor akan mencalonkan diri melalui Partai Bulan Bintang (PBB) di Dapil Jawa Barat V.

     
    Dari PPP muncul nama Wakil Menteri Agama Zainut Tahuid Sa’adi sebagai caleg.

  • Sri Mulyani dan Pak Bas Dikabarkan Akan Mundur dari Kabinet Indonesia Maju, Ini Respon Jokowi

    Sri Mulyani dan Pak Bas Dikabarkan Akan Mundur dari Kabinet Indonesia Maju, Ini Respon Jokowi

    7cloud.asia – Presiden Joko Widodo atau Jokowi membantah kabar yang beredar yang menyebutkan sebagian menteri di Kabinet Indonesia Maju, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani akan mundur.

    Mundurnya sejumlah menteri dari Kabinet Indonesia Maju tersebut diungkap ekonom senior Faisal Basri dalam sebuah acara diskusi di Jakarta baru-baru ini.

    Faisal Basri menyebut Menteri Keuangan Sri Mulyani adalah menteri yang secara moral paling siap untuk mundur dari Kabinet Indonesia Maju.

    Selain Sri Mulyani, Faisal juga menyebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono siap mundur dari Kabinet Indonesia Maju.

    Baca: Peringatan HUT PDI Perjuangan tanpa kehadiran Jokowi

    Menurut Faisal, menteri dari kalangan teknokrat itu siap mundur karena perkembangan politik terkini yakni dukungan Presiden ke salah satu paslon di pilpres 2024.

    Menepis kabar yang menyebutkan sejumlah menteri akan mundur tersebut, Presiden Jokowi menegaskan bahwa setiap hari ia menggelar rapat internal bersama para menteri dari pagi hingga malam.

    “Menteri setiap hari kita ratas, setiap kita rapat terbatas, setiap hari rapat internal, setiap hari dengan semua menteri atau dengan sebagian menteri,” kata Jokowi saat ditemui usai menghadiri acara Hari Lahir (Harlah) ke-78 Muslimat NU di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (20/1/2024).

    Baca: Megawati tegaskan PDI Perjuangan tak lagi di balik berbagai pelanggaran konstitusi yang dilakukan Jokowi

    Jokowi mengaku dalam setiap rapat dengan menteri yang berbeda itu tidak menemukan ada masalah.

    Jokowi balik menanyakan informasi mengenai mundurnya menteri itu kabar dari siapa. Karena menurutnya, rapat kabinet digelar dari pagi sampai sore, pagi siang malam.

    “Kita rapat paripurna, rapat internal, rapat terbatas, selalu enggak pernah ada jedanya. Setiap jam, setiap dua jam gonta ganti rapat, gonta ganti menteri juga enggak ada masalah,” kata Jokowi.

    Baca: Aktivis pro demokrasi desakkan pemakzulan ke Jokowi

    Menurut dia, isu menteri mundur itu termasuk hal yang dikaitkan dengan politik, mengingat sudah memasuki bulan politik atau menjelang pesta demokrasi Pemilu 2024 pada Februari mendatang.

    Namun begitu, Jokowi menekankan bahwa para menteri masih bekerja rutin seperti biasanya.

    “Ya namanya bulan politik, tahun politik ya, semua hal akan berkaitan dengan hal-hal yang bersifat politik, tapi biasa kok kita kerja biasa, kerja rutin biasa,” kata Jokowi.

    Baca: Ganjar tak keberatan isu Wadas dibahas di debat capres

    Selain isu mundurnya sejumlah menteri, sejumlah kalangan seperti aktivis pro demokrasi, mahasiswa dan politisi menyerukan pemakzulan Jokowi.

    Jokowi dinilai telah melanggar prinsip demokrasi lewat praktik politik dinasti dan sikap tidak netralnya sebagai kepala negara. 

     

     

     

  • Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2024: Majelis Hakim MK Pertimbangkan Panggil 4 Menteri menjadi Saksi

    Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2024: Majelis Hakim MK Pertimbangkan Panggil 4 Menteri menjadi Saksi

    7cloud.asia – Majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang menangani gugatan sengketa hasil Pilpres 2024 mempertimbangkan permintaan pemohon untuk memanggil empat menteri sebagai saksi.

    Hal itu disampaikan Ketua MK Suhartoyo dalam persidangan sengketa hasil Pilpres 2024 yang digelar di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (28/3/2024).

    Seperti diketahui pemohon satu, yaitu tim hukum Timnas Anies-Muhaimin (AMIN), mengutarakan keinginan mereka untuk menghadirkan empat menteri Kabinet Indonesia Maju sebagai saksi dalam persidangan sengketa hasil Pilpres 2024.

    Empat menteri tersebut adalah Tri Rismaharini (Mensos) Sri Mulyani (Menkeu)  Zulkifli Hasan (Mendag) dan Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian). 

    “Kami juga mohon izin. Kami juga sudah menyampaikan permohonan kepada majelis hakim untuk dapat membantu menghadirkan Menteri Keuangan, Menteri Sosial, Menteri Perdagangan, Menteri Koordinator Perekonomian guna didengar keterangannya dalam persidangan ini, Yang Mulia,” kata Ketua Tim Hukum Timnas AMIN Ari Yusuf Amir.

    Baca : Mantan Ketua MK anwar Usman kembali dijatuhi sanksi

    Kemudian, Deputi Tim Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, menyatakan bahwa mereka mendukung usul dari pemohon satu dan ingin mengajukan hal yang sama.

    Todung mengatakan pihaknya banyak sekali mengajukan hal-hal yang berkaitan dengan bansos, kebijakan fiskal, dan lain-lain.

    Maka, ujarnya, kami juga ingin mengajukan permohonan yang sama, tetapi karena sudah diajukan pemohon satu, kami mendukung apa yang disampaikan, demikian juga dengan usulan untuk (pemanggilan) Menteri Sosial.

    “Paling tidak dua kementerian ini yang kami anggap sangat penting, sangat vital, dan kami mohon Majelis Hakim untuk mengabulkan permohonan tersebut,” kata Todung.

    Baca : MK diminta tak hanya fokus pada perolehan suara

    Sementara itu, pihak terkait yang diwakili oleh Wakil Ketua Tim Pembela Prabowo-Gibran, Otto Hasibuan, mengatakan permintaan tersebut perlu dipertimbangkan relevansinya terhadap perkara perselisihan hasil pemilu.

    Kami, ujarnya, hanya ingin minta dipertimbangkan saja mengingat perkara ini bukan perkara pengajuan norma, tetapi ini adalah suatu sengketa, di mana menurut kami berlaku asas actori in cumbit probatio, maka mungkin sebaiknya itu tidak diperlukan.

    “Kedua, perlu juga dipertimbangkan relevansi kehadiran empat menteri tersebut dalam perkara ini,” kata Otto.

    Atas usulan-usulan yang disampaikan tersebut, Ketua Majelis Hakim MK Suhartoyo pun mengatakan akan mencermati dan mempertimbangkannya dalam Rapat Permusyawaratan Hakim.

    Baca: Gugatan sengketa hasil Pilpres 2024 bisa membalikkan keadaan

    Suhartoyo mengatakan, Saat MK harus membantu memanggil, nanti ada irisan-irisan dengan keberpihakan, jadi MK akan hati-hati menyikapi permohonan ini. 

    “Kecuali jika Mahkamah yang membutuhkan dan ingin mendengar, tetapi bukan saksi atau ahli. Bisa jadi yang diusulkan tadi memang diperlukan. Sangat bergantung pada pembahasan kami di RPH,” kata Suhartoyo.

    Sidang berikutnya akan digelar pada Senin, 1 April 2024, dengan agenda persidangan pemeriksaan.

    Mahkamah Konstitusi pada Rabu dan Kamis telah menggelar sidang sengketa hasil Pilpres 2024. Hari pertama sidang adalah penyampaian gugatan.

    Sedangkan hari kedua dengan agenda penyampaian jawaban termohon, keterangan pihak terkait, serta pemberi keterangan untuk perkara PHPU Pilpres.

    Baca: Jadwal dan tahapan sidang sengketa Pilpres 2024 di MK

    Terdapat dua perkara yang diajukan dalam PHPU Pilpres. Perkara satu, yaitu permohonan yang diajukan oleh paslon nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dengan nomor register 1/PHPU.PRES-XXII/2024.

    Sedangkan perkara dua, yaitu permohonan yang diajukan oleh paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud Md dengan nomor register 2/PHPU.PRES-XXII/2024.

  • Sri Mulyani dan Risma Siap Bersaksi di Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2024, Airlangga dan Muhadjir Masih Tunggu Undangan

    Sri Mulyani dan Risma Siap Bersaksi di Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2024, Airlangga dan Muhadjir Masih Tunggu Undangan

    7cloud.asia – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan akan memenuhi panggilan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk bersaksi dalam sidang lanjutan sengketa hasil Pilpres 2024. 

    Sedangkan Menko PMK Muhadjir Effendi dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto belum mengiyakan dan masih menunggu undangan MK untuk bersaksi dalam sidang lanjutan sengketa hasil Pilpres 2024. 

    “Kalau ada undangan resmi, insya Allah kami datang,” kata Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (2/4/2024).

    Meski tak banyak merespons terkait pertanyaan wartawan, Risma menegaskan akan menghadiri sidang sengketa Pilpres jika telah mendapatkan undangan dari MK secara resmi.

    “Nanti kalau sudah terima, ya saya datang,” ujarnya kepada wartawan di Kendari, Sulawesi Tenggara di hari yang sama.

    Baca: MK dengarkan kesaksian  menteri pada Jumat ini

    Sdangkan Menko PMK Muhadjir mengatakan akan membuat keputusan soal kehadiran jika sudah menerima surat pemanggilan dari MK.

    “Keputusannya nanti kalau memang ada surat panggilan,” kata Muhadjir dikutip dari detikcom.

    Pun demikian dengan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga masih menunggu panggilan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk bersaksi di sidang sengketa Pilpres 2024.

    Airlangga belum mau bicara banyak tentang namanya yang disebut-sebut di sidang pilpres. Dia ingin bicara setelah ada pemberitahuan resmi dari MK.

    “Kami tunggu panggilannya. Ya kita tunggu panggilannya. Undangannya belum ada,” kata Airlangga dikutip dari CNN Indonesia.

    Baca: Kubu Ganjar-Mahfud soroti peran hakim Anwar Usman

     

    Diketahui, MK menjadwalkan pemanggilan empat menteri Kabinet Indonesia Maju tersebut untuk dihadirkan sebagai pihak yang perlu didengar keterangannya dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024, Jumat (5/4/2024).

    “Kepada para pihak, perlu disampaikan bahwa hari Jumat akan dicadangkan untuk pemanggilan pihak-pihak yang dipandang perlu oleh Mahkamah Konstitusi, berdasarkan hasil rapat Yang Mulia para hakim tadi pagi,” kata Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo di Jakarta, Senin (1/4/2024) dikutip Antaranews.com.

    Selain keempat menteri tersebut, MK juga menjadwalkan pemanggilan untuk Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu.

    Sebenarnya pihak Ganjar-Mahfud juga meminta MK untuk menghadirkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk bersaksi di sidang sengketa hasil Pilpres 2024 ini. Tapi hingga kini belum ada pernyataan terkait permohonan tersebut. 

    Baca: Tahapan dan jadwal sidang sengketa hasil Pilpres 2024

    Suhartoyo menegaskan pemanggilan lima pihak yang dikategorikan penting untuk didengarkan keterangannya oleh MK ini bukan bentuk akomodasi permohonan dari kubu AMIn dan Ganjar-Mahfud.

    Dia menjelaskan permohonan kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud sejatinya ditolak oleh MK, tetapi hakim konstitusi mengambil sikap tersendiri untuk memanggil sejumlah menteri dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu itu mengingat jabatan yang mereka emban.

    Nantinya, kata Suhartoyo, hanya hakim konstitusi yang bisa mendalami keterangan kelima pihak tersebut.

    “Karena ini keterangan yang diminta oleh mahkamah maka nanti pihak-pihak tidak kami sediakan waktu untuk mengajukan pertanyaan. Jadi, yang melakukan pendalaman hanya para hakim,” katanya.

    Esti Utami, dari berbagai sumber

  • Empat Menteri Akan Bersaksi di Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2024, Pengamat Sayangkan Pemohon Tak Diberi Kesempatan Bertanya

    Empat Menteri Akan Bersaksi di Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2024, Pengamat Sayangkan Pemohon Tak Diberi Kesempatan Bertanya

    7cloud.asia – Mahkamah Konstitusi hari ini Jumat (5/4/2024) dijadwalkan akan memanggil empat menteri Kabinet Indonesia Maju untuk dimintai keterangan dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024. 

    Para menteri yang dipanggil untuk memberikan keterangan di sidang sengketa hasil Pilpres 2024. adalah Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Sosial Tri Rismaharini.

    Keempatnya menyatakan siap hadir di sidang sengketa hasil Pilpres 2024 kali ini, Mereka akan diminta menjelaskan penyaluran bansos jelang pemilu.  

    Ketua Mahkamah Konstitusi Suhartoyo mengatakan pemanggilan ini bukan untuk mengabulkan permohonan dua kubu yakni kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan kubu pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Melainkan karena hakim membutuhkan keterangan para menteri tersebut.

    “Karena ini keterangan yang diminta oleh mahkamah, maka pihak-pihak tidak kami sediakan waktu untuk mengajukan pertanyaan. Jadi yang melakukan pendalaman hanya para hakim,” ujar Suhartoyo.

    Baca: MK undang empat menteri untuk brsaksi di sidang sengketa hasil Pilpres 2024

    Menanggapi hal itu, pakar hukum tata negara dari Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah, menyayangkan tidak diberikannya kesempatan kepada para pemohon, yaitu tim pasangan Anies-Muhaimin dan tim Ganjar-Mahfud, untuk bertanya kepada empat para menteri tersebut.

    Padahal menurutnya, sangat mungkin ada yang luput dari hakim-hakim majelis MK menanyakan para menteri di sidang yang bisa dicover para pemohon.

    “Jadi saya menganggap sangat sayang saja para pemohon tidak diberikan kesempatan untuk bertanya kepada para menteri-menteri yang dihadirkan dalam sengketa pilpres ini,” kata Herdiansyah kepada VOA, Rabu (4/4).

    Dia mengakui memang ada kekhawatiran akan melebar pembahasan jika para pemohon diberikan kesempatan bertanya. Namun, menurutnya kendali ada di majelis hakim sehingga hakim bisa meluruskan dan hal itu tidak menjadi masalah.

    Menurut Herdiansyah, keterangan empat menteri itu sangat penting untuk membuktikan apakah dalil-dalil kecurangan yang dimohonkan dalam petitum pemohon, benar adanya atau tidak.

    Baca: Jor-joran bansos jelang Pemilu dinilai langgar konstitusi

    Ia mencontohkan bansos (bantuan sosial) ya. Kan kebijakan bansos itu diatur dari hulu ke hilir berdasarkan kebijakan yang berada di masing-masing kementerian yang dipanggil di sidang MK itu.

    “Jadi, keterangan dan kesaksian para menteri yang berkaitan dengan kecurangan politisasi bansos itu sangat menentukan di dalam pembuktian apakah dalil-dalil pemohon itu benar atau tidak,” ungkapnya.

    Menurutnya Mahkamah sejatinya tidak hanya memanggil menteri dalam jumlah terbatas. Contohnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang menurut Herdiansyah juga dapat dihadirkan untuk dimintai keterangan ihwal dugaan politisasi bansos. Sebab, Kementerian Dalam Negeri lah yang menyumbangkan data penerima bansos itu.

    Dia juga menilai keputusan hakim MK memanggil para menteri bisa menambah kepercayaan publik kembali kepada lembaga tersebut.

    Tinggal nanti, lanjutnya, bagaimana kemudian MK betul-betul on the track melihat dan memastikan bahwa apa yang diputuskan MK nantinya itu bukan sekedar angka-angka tapi lebih dari itu.

    Baca: 

    “Ada soal-soal di luar prosedural yang jauh lebih penting, yang jauh lebih substansial untuk dibuktikan di hadapan sidang. Itu yang kemudian nilai plus yang bisa memberikan public trust (kepercayaan publik) kembali kepada Mahkamah pasca putusan 90 kemarin,” tambah Herdiansyah.

    Ketua Tim Hukum Nasional Anies-Muhaimin, Ari Yusuf Amir menyayangkan keputusan Mahkamah yang membatasi para pihak mengajukan pertanyaan. Meski begitu, tim hukum Anies-Muhaimin mengapresiasi langkah Mahkamah tersebut.

    Menurutnya keterangan keempat menteri itu akan memperkuat dugaan kecurangan kondisi pemilihan umum (Pemilu) secara terstruktur, sistematis dan masif.

    Kehadiran para menteri Presiden Joko Widodo ini, kata Ari, juga diperlukan demi menggali keterangan untuk menjelaskan urusan bantuan sosial pemerintah yang diduga dimanipulasi demi kepentingan pasangan calon presiden (capres) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

    Bansos itu di antaranya berupa bantuan beras dan bantuan langsung tunai El Nino.

    Baca: Penyelenggaraan pemilu 2024 dinilai tak sesuai azas dan prinsip pemilu yang diatur konstitusi

    Menurut Ari, keempat menteri itu mengetahui langsung tentang hal-hal yang terkait dengan apa saja yang diuraikan dalam permohonan capres Anies-Muhaimin.

    “Misalnya, pertama, menteri keuangan. Di situ, kami ingin menanyakan dan mungkin nanti melalui MK tentang anggaran bansos ini. Bagaimana bansos ini bisa melonjak pada 2024, itu sumber anggarannya dari mana. Apakah memang sudah disiapkan, apa sudah di-planning-kan karena tidak ada kejadian penting di 2024. Kalau dulu di 2020 ada COVID. Di 2024 tidak ada apa-apa, tapi naiknya luar biasa,” kata Ari.

    Sementara keterangan mensos, lanjutnya, terkait penyalurannya dan perencanaan bansosnya. Apakah Bansos tersebut sudah tepat guna.

    Heru Herdian Muzaki, anggota Kedeputian Hukum Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, juga mengapresiasi langkah MK memanggil empat menteri.

    Tindakan MK itu menandakan bahwa lembaga tersebut juga merasakan ada yang aneh dalam penyelenggaraan Pemilu ini sehingga harus dibuktikan dengan memberikan pembuktian terhadap dalil-dalil pemohon.

    Sumber: VOA Indonesia

     

  • Empat Menteri Hadir di Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2024, Keterangannya Cenderung Normatif

    Empat Menteri Hadir di Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2024, Keterangannya Cenderung Normatif

    7cloud.asia – Empat Menteri anggota Kabinet Indonesia Maju memenuhi janji mereka untuk hadir memberikan keterangan di sidang sengketa hasil Pilpres 2024, Jumat (5/1/2024)

    Keempatnya kompak mengenakan pakaian warna gelap. Meski sebelumnya sejumlah pakar berharap  para menteri tidak memberikan keterangan normatif dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024, tapi harapan itu tak terwujud.

    Dalam pemaparan para menteri terkesan normatif. Namun demikian hakim konstitusi berkesempatan untuk mendalami penjelasan para menteri. 

    Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy yang mendapat giliran pertama menegaskan bahwa tugas dan fungsi yang dilakukan oleh kementerian yang ia pimpin tidak terkait dengan Pemilu 2024.

    Muhadjir mengatakan pelaksanaan program telah direncanakan sejak awal. Ia  menekankan bahwa program bansos dan perlindungan sosial adalah program pemerintah yang tidak dikhususkan di satu kementerian tertentu, melainkan membutuhkan koordinasi lintas sektoral.

    “Mengenai keterlibatan kami dalam penyaluran bansos maupun bantuan pangan beras adalah sesuai dengan tugas Kemenko PMK yang diatur dalam Perpres Nomor 35 Tahun 2020 yaitu melakukan koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian penyelenggaraan pemerintahan di bidang pembangunan manusia dan kebudayaan,” ujar Muhadjir.

    Baca: Pemohon tak diberi kesempatan bertanya ke para menteri

    Ia mengatakan hal ini kemudian dikait-kaitkan dengan pesta demokrasi beberapa waktu yang lalu.

    ”Namun, perlu kami tegaskan bahwa pelaksanaan program-program tersebut di atas sudah direncanakan sejak awal,” ucap Muhadjir di atas mimbar.

    Di hadapan delapan hakim konstitusi, Muhadjir mengatakan program kunjungan kerja yang dilakukan Kemenko PMK adalah untuk mencegah terjadinya kenaikan angka kemiskinan, sekaligus untuk menurunkan dan menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia.

    Ia kemudian menjelaskan kunjungan kerja di Kabupaten Lamongan yang dirangkaikan dengan kunjungan ke wilayah perkampungan nelayan di Kecamatan Brondong, Jawa Timur.

    Kunjungan kerja tersebut, kata dia, bertujuan untuk melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian dalam penanganan kantong kemiskinan nelayan.

    Kemenko PMK ketika itu menangani masalah sanitasi dan pengerukan sungai, memastikan ketersediaan bahan bakar untuk nelayan, pengerukan dermaga, dan pembangunan mercusuar yang berkoordinasi dengan kementerian serta pihak yang terkait.

    Selain itu, dia juga menjabarkan terkait kunjungan kerja ke Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

    Baca: Jor-joran bansos jelang pemilu tanpa konsultasi ke DPR dinilai melanggar konstitusi

    Dia mengatakan Kabupaten Berau merupakan salah satu kabupaten yang dilatih baik dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem.

    Karena itu perlu dilakukan kunjungan kerja untuk memastikan program pemerintah pusat dan daerah saling bersinergi agar dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya.

    “Dalam kunjungan tersebut di atas, kami memanfaatkan sekaligus untuk menyerahkan bantuan pangan beras secara simbolik setelah berdialog dengan pemerintah daerah, stakeholder, keluarga stunting, serta keluarga miskin ekstrem untuk mendapatkan umpan balik,” tutur Muhadjir.

    Muhadjir mengatakan kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari tugas dan fungsi Kemenko PMK yang telah direncanakan sebelumnya.

    “Semua yang kami lakukan adalah dalam rangka koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian atau KSP terhadap apa yang telah diputuskan dalam rapat-rapat yang kami selenggarakan yang perlu kami koordinasi, sinkronisasi, dan kendalikan lebih lanjut di lapangan,” ucap dia.

    Baca: KPU dinilai langgar azas dan prinsip pemilu yang diatur konstitusi

    Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan penyebab kenaikan anggaran perlindungan sosial atau Perlinsos di sidang sengketa hasil Pilpres Mahkamah Konstitusi atau MK.

    “Kenaikan anggaran Perlinsos pada tahun 2024 utamanya disumbang oleh kenaikan anggaran subsidi energi dan pergerakan nilai tukar rupiah,” kata Airlangga di Gedung MK, Jakarta Pusat pada Jumat, 5 April 2024.

    Kenaikan harga dan nilai tukar ini, ujar Hartarto berimplikasi pada kenaikan subsidi energi di 2024 bila dibandingkan 2023, juga terjadi kenaikan volume BBM dari 16,5 juta kiloliter menjadi 19,5 juta kiloliter.

    Anggaran perlindungan sosial yang terbesar, kata dia, berupa subsidi BBM, listrik, LPG, pupuk, kewajiban pelayanan publik atau PSO, dan kredit program.

    “Jadi kenaikan BBM itu salah satu komposisi yang utama, Yang Mulia,” kata Airlangga.

    Sementera Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini masih memberkan keterangan.

    Keempat menteri ini dihadirkan MK atas permintaan pemohon untuk membuktikan dalil mereka bahwa bansos menjadi instrumen untuk memenangkan Paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

    Baca; Pelanggaran Jokowi dan KPU diPemilu 2024 dipaparkan di sidang sengketa hasil Pilpres 2024

     

     

     

  • Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2024: Mensos Jelaskan BLT El Nino Sedangkan Menkeu Jelaskan Pengelolaan APBN

    Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2024: Mensos Jelaskan BLT El Nino Sedangkan Menkeu Jelaskan Pengelolaan APBN

    7cloud.asia – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyampaikan keterangannya di  sidang sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (5/1/2024).

    Dalam kesempatan itu Risma menjabarkan ada bantuan Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino yang disalurkan pemerintah pada 2023.

    Risma menjabarkan bantuan BLT El Nino itu sudah disetujui DPR melalui rapat bersama Komisi VIII DPR. Bantuan itu disahkan pada Selasa, 7 November 2023.

    “Kemudian tahun 2023 ada BLT El Nino dan ini sudah disetujui DPR melalui kesimpulan rapat kerja di Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Sosial masa persidangan 2 tahun sidang 2023-2024 Selasa 7 November 2023,” kata Risma saat sidang lanjutan sengketa hasil Pilpres 2024 di MK, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2024).

     

     

    Baca: Empat menteri hadir di sidang sengketa hasil Pilpres 2024

    Risma mengatakan BLT El Nino itu harus turun di November 2023. Karena bantuan itu, kata Risma, harus selesai pada Desember 2023

    “Dan ini harus selesai pada bulan Desember karena anggaran tahun 2023 dan saat turun adalah di bulan November,” kata Risma.

    Risma juga menjelaskan Kemensos menyalurkan bantuan untuk warga yang mengalami gagal ginjal akut. Kata Risma, total warga yang mengalami gagal ginjal akut 326 orang dengan total nilai bantuan Rp 17.520.000.000.

    Dalam kesempatan yang sama Menteri Keuangan Sri Mulyani mempercayai bahwa sidang sengketa hasil Pilpres 2024 merupakan salah satu cara untuk merawat nalar publik dengan mendiskusikan seluk-beluk anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

    “Forum di MK yang mulia ini kami percayai menjadi salah satu cara merawat nalar publik dengan menjelaskan dan mendiskusikan bagaimana APBN menjadi sarana gotong royong anak bangsa, di mana yang mampu berkontribusi lebih besar dan yang tidak mampu perlu dibantu,” ucap Sri Mulyani di hadapan delapan hakim konstitusi.

     

    Baca: Pakar sayangkan pemohon tak diberi kesempatan bertanya kepada para menteri

    Menurut Sri Mulyani, berdiskusi di forum MK patut disyukuri karena forum tersebut bisa mendorong diskusi sehat dan refleksi nasionalisme bagi masyarakat.

    “Khususnya para generasi muda agar terpanggil dan turut menghayati kehidupan publik yang baik melalui perbaikan tiada henti dan tidak kenal lelah,” ucapnya.

    Lebih lanjut dia mengatakan APBN merupakan instrumen penting dan strategis serta penentu untuk mencapai cita-cita bernegara.

    Ditekankan Sri Mulyani, APBN harus dikelola dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab dengan tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel.

    APBN, kata Menkeu, diharapkan menjadi sarana bagi segenap elemen bangsa untuk berpartisipasi dan berkontribusi.

    Baca: Pelanggaran Jokowi dan KPU yang diungkap di sidang sengketa hasil Pilpres 2024

    “Kiranya melalui proses politik yang selama ini di naga secara terbuka, transparan, dan akuntabel, APBN harus terus kita jaga sebagai fondasi dan sekaligus modal politik bangsa Indonesia mencapai tujuan bernegara,” tuturnya.

    Ia menyebut banyak negara lain di dunia yang mengalami krisis ekonomi, sosial, dan bahkan politik akibat pengelolaan APBN yang buruk. Namun patut disyukuri, kata Sri Mulyani, Indonesia mampu menjaga instrumen APBN secara kredibel dan sehat.

    “Ini prestasi yang harus terus dijaga,” ucapnya.

    Hari ini, Jumat (5/4/2024), MK memanggil empat menteri Kabinet Indonesia Maju, yakni Menko PMK Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini.

    Empat menteri ini dipanggil untuk menyampaikan keterangannya di sidang sengketa hasil Pilpres 2024 atas permintaan pemohon baik Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahmud.

    Keterangan mereka akan didalami lebih jauh oleh hakim konstitusi yang masih terus berlangsung. 

     

  • Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2024: Ditanya Soal Kunker Jokowi Jelang Pemilu 2024 Para Menteri Pasang Badan

    Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2024: Ditanya Soal Kunker Jokowi Jelang Pemilu 2024 Para Menteri Pasang Badan

    7cloud.asia – Dalam sidang lanjutan sengketa hasil Pilpres 2024 Jumat (5/4/2024) Mahkamah Konstitusi mengundang empat menteri yakni Mensos Risma, Menko PMK Muhadjir, Menkeu Sri Mulyani hingga Menko Perekonomian Airlangga.

    Dalam sidang lanjutan sengketa hasil Pilpres 2024 itu, Hakim Saldi Isra menanyakan aktifnya Presiden jokowi dalam melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah selama masa kampanye Pilpres.

    Selain itu Saldi Isra juga minta menteri sampaikan alokasi dana kunjungan presiden dari mana saja.

    Saldi Isra bertanya ke empat menteri Kabinet Indonesia Maju alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih banyak membagikan bantuan sosial (bansos) ke wilayah Jawa Tengah (Jateng).

    Saldi Isra yang saat ini tercatat sebagai Wakil Ketua MK menyebut, peta itu adalah dokumen yang dilampirkan para pemohon dalam gugatan hasil Pilpres 2024, berkaitan dengan dugaan keterlibatan Jokowi dalam pemenangan Prabowo-Gibran.

    Dari peta itu terlihat intensitas Jokowi mendatangi Jateng yang merupakan kandang paslon 03 jauh lebih sering dibandingkan ke wilayah lain. Menurut Saldi, hal itu perlu dijelaskan.

    “Ini ada salah satu tabel yang di kedua pemohon ada. Yang mencantumkan list perjalanan presiden karena dalilnya bertumpu di sini,” kata Saldi sambil menunjukkan peta kunjungan Jokowi. 

    Baca: Pelanggaran Jokowi dan KPU di Pilpres 2024

    “Kami harus menanyakan. Apa yang menjadi kira-kira memilih ke Jateng itu lebih banyak kunjungannya daripada ke wilayah lain. Ini yang berkaitan dengan kunjungan yang ada pendistribusian bansosnya. Itu yang didalilkan pemohon,” imbuhnya.

    Menurut Saldi, penjelasan empat menteri itu akan menjadi bahan pertimbangan MK untuk memberikan keputusan mengabulkan atau tidaknya dalil para pemohon baik Anies-Muhaimin maupun Ganjar-Mahfud.

    “Kalau kami ini bisa dibantu menjelaskannya, itu akan lebih mudah bagi kami apakah dalil pemohon itu bisa dikabulkan atau tidak,” ujarnya.

    Selain itu, Saldi juga menanyakan sumber dana bansos yang Jokowi distribusikan di sejumlah daerah, terutama Jateng.

    “Berkaitan dengan peta ini, kira-kira ini alokasi dana yang dibawa kunjungan presiden ini itu dari mana?” tanya dia.

     

     

     

    Menjawab pertanyaan itu, para menteri terkesan pasang badan untuk Jokowi. Menko PMK Muhadjir Effendi misalnya, mengatakan bahwa Jokowi semakin sering melakukan kunker untuk memastikan tidak ada program prioritas yang mangkrak di akhir masa jabatannya.

    Dia mengatakan Jokowi juga selalu mengatur kunkernya sekaligus membagi bansos.

    “Menurut saya, kalau ada daerah kok sering dikunjungi Presiden kemunkginan besar di situ banyak proyek nasional,” ujar Muhadjir.

    Baca: KPU dinilai langgar azas dan prinsip Pemilu yang diatur di konstitusi

    Dia lalu menilai terlalu sulit untuk menilai 100 kunker Jokowi membagi bansos bakal berpengaruh secara nasional. Dia mengatakan hal itu tak masuk akal.

    “Sekali lagi, terlalu muskil kalau hanya 100 kunjungan secara simbolik membagi bansos itu berpengaruh secara nasional, itu saya kira itu doesn’t make sense,” ucapnya.

    Mendengar hal itu, Ketua MK Suhartoyo langsung menegur Muhadjir. Dia mengingatkan Muhadjir untuk tidak menyampaikan pendapat sebagai pemberi keterangan.

    “Mohon bapak tidak berpendapat soal itu,” kata Suhartoyo.

    Demikian juga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang menyebut Jokowi memang kerap turun ke lapangan untuk memantau pelaksanaan program pemerintah.

    “Beberapa program yang di bawah koordinasi perekonomian seperti KUR, Kartu Prakerja, kemudian pada saat penanganan Covid itu bantuan kepada kaki lima, nelayan, itu Bapak Presiden turun langsung di lapangan dan beberapa tempat saya mendampingi beliau,” kata Airlangga.

    Sementara Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Presiden Jokowi memiliki anggaran untuk bantuan kemasyarakatan yang berasal dari APBN. Dia mengatakan bansos yang dibagikan Jokowi bukan bagian dari perlinsos.

    “Telah disampaikan oleh Bapak Menko (Airlangga Hartarto) tadi bahwa bantuan kemasyarakatan dari Presiden bukan merupakan bagian dari perlinsos, anggaran untuk kunjungan Presiden dan anggaran untuk bantuan kemasyarakatan dari Presiden berasal dari dana operasional Presiden yang berasal dari APBN,” kata Sri Mulyani.

    Baca: Jor-joran Bansos jelang Pemilu dinilai melanggar konstitusi

    Dia menjelaskan dana itu bisa dipakai untuk kegiatan seperti keagamaan, pendidikan, sosial, ekonomi, kebudayaan, kepemudaan, pemberdayaan perempuan, keolahragaan, dan kegiatan lain atas perintah Presiden atau Wakil Presiden.

    Dia juga mengatakan dana itu bisa saja dibagikan ke masyarakat dalam bentuk barang dan uang.

    “Tahun 2023, alokasi anggaran Rp 156,5 miliar, realisasinya Rp 127,8 atau 82% dan tahun 2024 ini alokasi anggaran untuk dana operasi Presiden dan bantuan kemasyarakatan Rp 138,3 miliar, sampai dengan bulan ini bulan Maret April ya adalah Rp 18,7 miliar atau baru 14%,” ujarnya.

     

     

  • Prabowo Tambah 14 Kementerian Baru, Sejumlah Menteri Belum Miliki Kantor

    Prabowo Tambah 14 Kementerian Baru, Sejumlah Menteri Belum Miliki Kantor

    7cloud.asia – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan nama-nama menteri, wakil menteri dan pejabat setingkat mentri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2024).

    Total ada 108 orang yang ditunjuk Prabowo untuk menjadi pembantunya dalam pemerintahannya.

    Mereka terdiri atas 7 menteri koordinator, 41 menteri, 55 wakil menteri, dan 5 pejabat setingkat menteri termasuk jaksa agung dan sekretaris kabinet. Dengan daftar ini, artinya Prabowo menambah 14 kementerian baru dari 34 kementerian sebelumnya.

    Sejumlah kalangan, termasuk lembaga kajian ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) mengingatkan, kabinet gemuk akan menambah beban APBN yang sebenarnya sudah berat.

    Tak hanya itu, kabinet gemuk ini juga memunculkan persoalan kantor dan kebutuhan administrasi lainnya. Diperkirakan butuh waktu setidaknya enam bulan untuk mengurus masalah ini.

    Bakal Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) misalnya, mengaku bingung mengenai lokasi kantornya.

    Hal ini disebabkan oleh status kementerian yang dipimpinnya, yang merupakan kementerian baru dan belum ada dalam struktur pemerintahan era Presiden Mulyono.

    “Nah, itu juga belum saya ketahui secara pasti,” ungkap AHY saat ditanya oleh awak media menjelang pelantikan dirinya menjadi menteri di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (21/10/2024).

    AHY menambahkan, dia tidak sendiri dalam kebingungan ini, karena terdapat banyak Kementerian Koordinator baru lainnya yang juga menghadapi situasi serupa.

    “Tidak hanya Kemenko ini ya, tetapi juga ada beberapa Kemenko lainnya, karena memang benar-benar baru. Kami baru mendapatkan informasi, lagi dicari (kantor) yang pas lah kira-kira di mana,” jelasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, AHY juga memaparkan tugas kementerian yang dipimpinnya, yakni untuk mewujudkan pemerataan infrastruktur di seluruh Indonesia.

    Dia berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan yang belum selesai dari era kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

    Gambaran awal kementerian baru ini, menurut AHY, adalah memastikan pembangunan infrastruktur bisa tepat sasaran.

    “Lalu tidak terjadi kebocoran-kebocoran yang tidak perlu,” ujarnya.