7cloud.asia – Jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Jambi-Padang, Sumatera Barat (Sumbar) lumpuh total akibat badan jalan terputus tepatnya dekat Simpang Ratu Balqis Desa Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi pada Minggu siang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya, Sumbar, Eldison di Pulau Punjung, Minggu, mengatakan titik jalan yang terputus sudah masuk wilayah Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi.
Daerah ini berbatasan dengan Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.
“Titik jalan putus berada kurang lebih dua kilometer dari pusat Kecamatan Sungai Rumbai,” katanya.
Ia menjelaskan berdasarkan informasi sementara air bah yang datang dari aliran sungai sekitar meluap dan menghantam jalan, menyebabkan longsor dan terputusnya akses jalan utama yang menghubungkan Jambi dengan wilayah Sumatera Barat.
Baca: BMKG imbau masyarakat waspadai cuaca ekstrem
Lokasi jalan yang putus berada tidak jauh dari Simpang Ratu Bilqis, yang dikenal sebagai jalur vital bagi pengendara lintas provinsi di Sumatera.
Ia menyatakan akibat kejadian tersebut antrean panjang kendaraan ‘mengular’ dari arah Padang menuju Jambi, begitupun sebaliknya.
Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bungo serta pihak Balai Jalan Nasional terkait putusnya jalan tersebut.
“Kami sudah koordinasi, informasinya pihak Balai Jalan Nasional sudah menuju lokasi,” imbuhnya.
Akibat putusnya Jalan Lintas Sumatera, Dusun Siri Sekapur, Jujuhan, Bungo, para pengguna jalan dari Bungo, Jambi, menuju Sumatera Barat (Sumbar) atau sebaliknya dialihkan menggunakan jalur alternatif Sangir Solok Selatan, Minggu.
Baca: Pulau Jawa waspada bencana alam hingga April 2025
Kadis BPBD Kesbangpol Zainadi, di Jambi, Minggu, mengatakan saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan darurat kondisi jalan yang putus tersebut.
“Saat ini kami sudah memasang garis pembatas dan mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif,” katanya.
Pihaknya juga telah menghubungi Dinas PUPR setempat untuk penanganan lebih lanjut. Pengendara diimbau untuk menggunakan jalur alternatif melalui Jalur Sangir Solok Selatan.
Hingga saat ini, petugas gabungan BPBD, TNI, Polri, dan warga masih berusaha melakukan penanganan darurat di lokasi.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah setempat.

Leave a Reply