7cloud.asia – Istilah kolesterol yang mempengaruhi kondisi kesehatan, mungkin sudah dikenal masyarakat banyak. Tetapi belum banyak yang tahu jika kolesterol adalah salah satu jenis sterol yang terkenal.
Adapun sterol merupakan bagian yang penting dari senyawa organik dan sering kali berfungsi sebagai nukleus atau inti sel. Sterol dapat ditemukan pada tumbuhan, hewan, dan jamur.
Beberapa lemak sterol yang dikenal umum antara lain kolesterol, lanosterol, 7-dehidrokolesterol, desmosterol, dinosterol, oksisterol/cerebrosterol, sikloartenol.
Selain itu juga ada ergosterol, sitosterol, stigmasterol, kampesterol, fukosterol, saringosterol, sitostanol, koprostanol, avenasterol
Berita terbaru menyebut, sterol atau senyawa alami yang ditemukan pada tumbuhan tertentu, dinilai mampu membantu menurunkan kadar kolesterol dan mendatangkan manfaat bagi kesehatan jantung manusia.
Baca: Keluhan yang sering muncul saat kadar kolesterol tinggi
Menurut siaran Well and Good yang dilansir Antaranews.com pada Jumat (14/2/2025), sterol tumbuhan memiliki struktur kimia yang mirip dengan kolesterol.
Kolesterol sendiri adalah zat lilin yang dibuat oleh hati dan diperoleh dari makanan seperti daging, susu, dan telur.
Karena kesamaan ini, sterol tumbuhan dapat bersaing dengan kolesterol untuk diserap dalam sistem pencernaan. Kehadiran senyawa ini bisa menghalangi sebagian besar kolesterol untuk diserap.
Selain itu, ketika sterol tumbuhan menurunkan kolesterol yang diserap, hati mulai menarik kolesterol dari darah untuk membantu memproduksi asam empedu.
Hal ini akan mengakibatkan kadar LDL atau kolesterol “jahat” dalam darah jadi berkurang.
Ahli jantung di UTHealth Houston di Texas, John Higgins MD mengatakan, konsumsi dua gram sterol tumbuhan setiap hari dikaitkan dengan penurunan LDL hingga 10 persen.
Baca: Kolesterol tinggi bisa memicu hipertensi
Ahli gizi kardiologi preventif Michelle Routhenstein, MS, RD, CDCES menyampaikan bahwa konsumsi sterol tumbuhan juga dikaitkan dengan penurunan tekanan darah dan risiko penyakit jantung.
Routhenstein mengatakan bahwa manfaat kesehatan bisa diperoleh dengan mengonsumsi bahan makanan yang mengandung sterol seperti kacang kedelai, kacang polong, minyak wijen, kacang merah, kacang lentil, dan pistachio.
Selain itu, dia melanjutkan, makanan yang telah diperkaya gizinya seperti margarine dan yogurt juga bisa mengandung sterol tumbuhan.
Routhenstein menyarankan untuk memasukkan makanan yang mengandung sterol tumbuhan ke dalam asupan makanan harian.
“Pistachio atau biji wijen dapat ditambahkan ke oatmeal atau yogurt pada pagi hari, sementara kacang merah atau kacang kedelai dapat dimasukkan ke dalam salad untuk makan siang atau hidangan nasi saat makan malam,” katanya.

Leave a Reply