7cloud.asia – Sekitar 5000 mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar aksi unjuk rasa bertajuk Indonesia Gelap secara serentak di berbagai daerah pada Senin (17/2/2025).
“Dari laporan konsolidasi kami kemarin ada lima ribuan lebih akan turun dalam aksi Indonesia Gelap,” kata Koordinator Pusat BEM SI, Herianto seperti dikutip IDN Times, Senin (17/2/2025).
Demo bertajuk Indonesia Gelap itu digelar sebagai bentuk protes terhadap berbagai kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.
Di Jakarta, aksi “Indonesia Gelap” ini akan dipusatkan di Patung Kuda Arjuna Wijaya, yang terletak tak jauh dari Istana Negara.
Setidaknya ada tujuh tuntutan aksi Indonesia Gelap yang digelar BEM SI sepanjang pekan ini, termasuk desakan untuk menangkap dan mengadili mantan Presiden Jokowi.
Baca: Coretan Adili Jokowi muncul di sejumlah kota
Berikut tujuh tuntutan aksi Indonesia Gelap yang digelar BEM SI:
Pertama, mendesak agar Prabowo mencabut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.
Kedua, transparansi status pembangunan.
Ketiga, transparansi keseluruhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keempat, tolak Revisi UU Mineral dan Batubara (Minerba).
Kelima, tolak upaya menghidupkan kembali dwifungsi TNI.
Keenam, tangkap dan adili Jokowi.
Ketujuh, sahkan RUU Perampasan aset.
Baca: Sejumlah Program Strategis Nasional warisan Jokowi akan dievaluasi
Herianto menjelaskan, BEM SI menilai bahwa situasi bangsa saat ini mengkhawatirkan.
“Bersama surat ini kami ingin menyerukan rapatkan barisan dan menyampaikan kepada BEM SI mengenai situasi bangsa kita hari ini makin gelap kebijakannya yang hari demi hari makin mencengkam dan menyengsarakan rakyat,” demikian surat instruksi terkait aksi yang dibagikan Herianto.
BEM SI menegaskan, UUD 45 dan Pancasila harus di implementasikan dengan sebenar-benarnya demi kesejahteraan rakyat Indonesia
“Oleh karena itu saatnya #AdiliJokowi dan evaluasi total kabinet merah putih yang berada di bawah pimpinannya Prabowo-Gibran,” lanjut surat tersebut.
Dalam surat itu juga dijelaskan, aksi Indonesia Gelap akan digelar selama beberapa hari di tingkat daerah maupun skala nasional. Rencananya BEM SI menyelenggarakan aksi di daerah pada Senin, 17 Februari 2025, dan Selasa, 18 Februari 2025.
Lalu, aksi yang terpusat di tingkat nasional rencana digelar pada Rabu, 19 Februari 2025, atau Kamis, 20 Februari 2025.

Leave a Reply