7cloud.asia – Dampak perubahan iklim, kini kian terasa nyata, dan emisi gas rumah kaca menjadi penyebab itu semua.
Kepala Mitigasi Perubahan Iklim di Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), Hongpeng Lei mengatakan, karena ukuran dan pengaruhnya, pemerintah dan bisnis harus menanggung sebagian besar beban untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
Namun, setiap warga dunia dapat berkontribusi dengan menurunkan jejak karbon mereka.
“Tetapi Anda dan saya juga memiliki peran penting untuk dimainkan. Setiap sepersekian derajat pemanasan yang dapat kita hindari akan membuat planet ini menjadi tempat yang lebih sehat dan lebih layak huni,” ujar Lei seperti dikutip dari laman resmi unep.org, Rabu (20/5/2026).
Dalam tulisan sebelumnya, telah diulas bagaimana kita bisa berkontribusi menurunkan emisi gas rumah kaca lewat transportasi dan konsumsi energi kita.
Dalam tulisan ini kita akan melihat apa yang bisa dilakukan untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dengan cara kita mengonsumsi pangan dan kebutuhan lainnya.
Baca: Langkah Kecil Turunkan Emisi Berkontribusi Besar dalam Upaya Menahan Laju Perubahan Iklim
Jadi, jika ingin menjalani hidup yang lebih ramah lingkungan, berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan.
1. Ubah pola makan Anda
Pilihan makanan sangat penting dalam kampanye melawan perubahan iklim. Makanan berbasis hewan, terutama daging merah, produk susu, dan udang budidaya, dikaitkan dengan emisi gas rumah kaca tertinggi.
Sementara itu, makanan nabati, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, kacang polong, dan lentil, umumnya lebih ramah terhadap iklim. (Makanan nabati juga menggunakan lebih sedikit lahan dan air.)
Jadi, cobalah mengonsumsi makanan yang lebih kaya nabati, yang menyediakan energi dan nutrisi dari beberapa kelompok makanan yang berbeda.
2. Jangan membuang makanan
Rumah tangga di seluruh dunia membuang lebih dari 1 miliar makanan setiap hari. Membuang makanan berarti menyia-nyiakan energi, lahan, dan pupuk yang digunakan untuk memproduksinya.
“Merencanakan makanan, hanya membeli apa yang Anda butuhkan, menyimpan makanan dengan benar, dan menggunakan sisa makanan dapat membantu mengurangi pemborosan,” kata Lei.
Baca: Industri Peternakan Sumbang 41 Persen Deforestasi atau Penebangan Hutan Dunia
“Dengan melakukan perubahan kecil ini, Anda tidak hanya akan menurunkan emisi dan melestarikan sumber daya untuk generasi mendatang, tetapi juga menghemat uang.”
Jika Anda perlu membuang makanan, pertimbangkan untuk mengompos sisa makanan Anda. Hal ini dapat secara signifikan mengurangi jumlah metana dan karbon dioksida – dua gas rumah kaca umum – yang dilepaskan oleh limbah organik.
3. Beli lebih sedikit barang, gunakan lebih lama
Semua yang kita beli memiliki harga karbon. Misalnya, dibutuhkan energi – yang seringkali berasal dari bahan bakar fosil – untuk mengekstrak bahan mentah, memproduksi suatu produk, dan mengirimkannya ke seluruh dunia.
Salah satu cara paling efektif untuk mengurangi emisi adalah dengan mengurangi konsumsi. Perbaiki apa yang bisa Anda perbaiki, gunakan kembali apa yang Anda miliki, dan daur ulang jika memungkinkan.
Hal ini sangat penting di negara-negara berpenghasilan tinggi, di mana konsumsi sangat mencolok dan emisi gas rumah kaca per kapita seringkali jauh lebih tinggi daripada negara-negara berkembang.
Sebagai contoh, rata-rata orang di Amerika Utara mengeluarkan sekitar 20 ton karbon per tahun, dibandingkan dengan 1,6 ton untuk seseorang di Afrika Sub-Sahara.
Baca: Mematikan Mesin Saat Lampu Merah, Efektif Memangkas Emisi Gas Rumah Kaca

Leave a Reply