7cloud.asia – Pemerintah lewat Kementerian Lingkungan Hidup menjalankan program hutan kota di kawasan industri sebagai etalase hutan di tengah perkotaan.
Hal itu diungkapkan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat menanam pohon di kawasan Central Park Batulicin, Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Rabu (1/1/2024).
Pada kesempatan itu, Menteri Lingkungan Hidup menegaskan pentingnya keberadaan hutan kota di kawasan industri di Provinsi Kalimantan Selatan ini.
“Kota Batulicin memiliki potensi perkembangan yang cukup pesat, sehingga harus disiapkan sejak dari sekarang dan masyarakat mendapatkan penjelasan terkait penting hutan,” kata Hanif dikutip Antaranews.com
Baca: Kisah Sukses Pemerintah Kota Bogota dan Warsawa dalam Atasi Polusi Udara
Diketahui, pembangunan Central Park Batulicin mencakup lahan seluas 560 hektare di kawasan ruang terbuka hijau (RTH). Desa Sari Gadung, Kabupaten Tanah Bumbu.
Di area itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Fatimatuzzahra menuturkan akan ditanami ribuan berbagai jenis bibit pohon bakal dikembangkan untuk taman wisata kota.
Pada 2025-2027, Fathimatuzzahra menargetkan perancangan detail Central Park Batulicin, serta pengayaan pembangunan sarana dan prasarana.
Kemudian, pemeliharaan jenis pioneer, yaitu pengayaan jenis endemik Kalimantan, pengayaan jenis komersial dan pengayaan jenis Nusantara.
Baca: Lampung kembangkan Wisata Hutan dengan minat khusus
Diketahui, hutan kota di kawasan Industri Batulicin atau KIB (Kapet Batulicin) merupakan langkah pemerintah daerah mengantisipasi Batulicin sebagai kota yang akan terus berkembang.
Letak Kawasan Industri Batulicin di pusat Kota Batulicin akan menjadi etalase fungsi penting keberadaan hutan kota.

Leave a Reply