7cloud.asia – Pascapenetapan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka kasus suap Harun Masiku, kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Diponegoro, Menteng Jakarta Pusat terlihat ramai.
Sejumlah mobil tampak keluar-masuk Kantor DPP PDI Perjuangan. Di antara kader yang mendatangi kantor DPP PDI Perjuangan antara lain adalah Said Abdullah dan Deddy Sitorus.
Sebelumnya KPK dalam konferensi pers yang digelar Selasa (24/12/2024) menyebutkan bahwa Hasto Krstiyanto telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum atau KPU periode 2017-2022 Wahyu Setiawan.
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan Hasto memiliki peran vital dalam kasus suap tersebut hingga membantu pelarian Harun Masiku. Harun adalah kader PDI Perjuangan yang juga menjadi tersangka dalam kasus ini.
Hingga kini dia masih menjadi buronan. Berdasarkan penyidikan KPK, Hasto berperan mulai dari menyediakan uang suap. KPK menemukan sumber uang suap tersebut dari Hasto.
Baca: Aroma politisasi hukum di balik penetapan tersangka Hasto Kristiyanto
“Uang suap sebagian dari HK, itu dari hasil yang sudah kami dapatkan saat ini,” kata Setyo dilansir Tempo.co.
Adapun di interal PDI Perjuangan, sejak Juni 2024 lalu sudah beredar kabar adanya upaya untuk menggeser Hasto Kristiyanto dari kursi Sekjen.
Dilansir dari Majalah Tempo edisi 24 Juni 2024, Anggota DPR dari PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, mengatakan ada dugaan upaya penggantian sekretaris jenderal karena Hasto dianggap menghalangi komunikasi antara Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Sikap kritis kepada Jokowi dan keluarganya diduga juga membuat Hasto Kristiyanto kembali terjerat dalam pemeriksaan untuk mengungkap kasus Harun Masiku.
Baca: PDI Perjuangan resmi pecat Jokowi karena dinilai melanggar konstitusi
Dalam internal PDI Perjuangan, ide mengganti sekretaris jenderal juga menguak. Deddy Sitorus menaruh kecurigaan adanya upaya menempatkan perwakilan Istana menjadi pengganti Hasto Kristiyanto.
Berdasarkan temuan Tempo, sejumlah politikus PDI Perjuangan menyebut tiga nama yang digadang-gadang berpeluang untuk menggantikan Hasto.
Ketiganya adalah politikus PDI Perjuangan Andi Wijayanto, Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah, dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR, Utut Adianto.
Adapun Hasto Kristiyanto saat itu mengaku pernah ingin mundur dari jabatannya pada 2023, namun ditolak Megawati.

Leave a Reply