7cloud.asia – Sebagai wujud dari rasa syukur, atas ditetapkannya Kebaya sebagai Warisan Budaya Takbenda dunia (WBTb) oleh UNESCO, Penari Penjaga Negeri menggelar acara syukuran.
Acara ini digelar di FX Sudirman lantai 3 dengan mengambil Tema “Nusantara Memanggil Untuk Menari Part 2” dengan bekerja sama Arsita Craft dan FX Sudirman Mall.
Kali ini, Penari Penjaga Negeri memboyong Wefi Sofianah seorang guru tari sekaligus penari dari negara Singapura untuk melatih “Tari Zapin Muara” kepada para peserta yang hadir.
Sendang Wangi, ketua Penari Penjaga Negeri menyatakan, tari zapin dipilih karena tari ini cukup populer di negara-negara pengusung Kebaya sebagai Warisan Budaya Tak Benda di UNESCO.
“Sehingga tari zapin ini dapat menggambarkan semangat kebersamaan dalam melestarikan seni budaya khususnya Kebaya,“ ujarnya.
Baca: Perjuangan panjang kebaya menjadi Warisan Budaya Takbenda Dunia
Sebagai pegiat budaya dan praktisi SDM, Sendang Wangi mengingatkan, agar masyarakat tidak berlama-lama larut dalam kegembiraan bahwa Kebaya diakui Unesco sebagai Warisan Budaya Takbenda.
Pasalnya, UNESCO dapat mencabut pengakuan tersebut apabila kita tidak terus menerus melakukan upaya untuk melestarikan kebaya sebagai warisan budaya dunia
Seperti diberitakan sebelumnya, Kebaya diajukan Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO secara joint nomination oleh Indonesia bersama Malaysia, Singapura, Thailand dan Brunei Darussalam.
Badan pendidikan dan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) lantas menetapkan Kebaya sebagai Warisan Budaya Dunia Takbenda (WBTb).
Keputusan UNESCO soal kebaya ini diambil pada 4 Desember 2024 dalam sidangnya di Paraguay.
Baca: UNESCO Tetapkan Kebaya sebagai Warisan Budaya Dunia Takbenda
Sebanyak 125 orang yang hadir di acara syukuran ini, terdiri dari anak-anak, remaja dan dewasa, tampak sangat menikmati acara pelatihan tari ini.
Mereka antusias menari sambil mengenakan kebaya dan kain wastra untuk peserta Perempuan dan Pakaian Melayu untuk peserta laki-laki.
Di acara itu, Arsita Resmisari desainer yang karyanya sudah pernah ditampilkan di New York Fashion Week membawa tim Kebaya Anak untuk menampilkan karya-karya Kebaya Anak yang diperagakan Model Anak dengan sangat anggun dan apik di atas panggung.
Arsita mengajak anak-anak dan remaja Indonesia untuk mencintai Kebaya sejak dini dengan menumbuhkan kecintaan budaya Indonesia melalui media Kebaya dan Wastra yang selaras dengan nilai-nilai budaya Indonesia.
Penari Penjaga Negeri juga menggandeng seorang anak pegiat Kebaya sebagai narator kebaya yang menjelaskan tentang ragam kebaya yaitu Syarifah Azkia Naura Firrizqiah dari komunitas BAIK – Berbudaya Anak Indonesia dengan Kebaya.
Sesi menari Zapin Melayu ini menuai beragam komentar positif kepada Tantri Wu selaku Guru Tari Inhouse Penari Penjaga Negeri yaitu hampir semua peserta mengatakan menunggu acara selanjutnya.
Para peserta merasa bahagia bisa mengikuti acara “Nusantara Memanggil Untuk Menari Part 2” bertemu rekan sefrekwensi tetap mendapatkan ilmu bermanfaat, bisa mendapatkan pembandingan antara tari Zapin di Indonesia dengan Singapura.
Reporter: Heni Widodowati

Leave a Reply