Cuaca Hari Ini: Waspada, Hujan Sangat Lebat Disertai Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Hingga Seminggu Kedepan

Written by

in

7cloud.asia – Hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang berpotensi melanda sejumlah wilayah di Indonesia hingga seminggu kedepan.

Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur wilayah Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Maluku Bagian Selatan,Tenggara, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung.

Baca: Waspada cuaca ekstrem hingga beberapa pekan kedepan

Selain itu wilayah Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara juga berpotensi hujan sedang hingga lebat.

Kondisi cuaca serupa juga berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua dan Papua Selatan.

Sedangkan potensi angin kencang diperkirakan terjadi di wilayah Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Pesisir Barat Sumatera Barat hingga Lampung, Banten, Jawa Barat.

Angin kencang juga berpeluang melanda wilayah Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku.

Baca: Pulau Jawa waspada bencana alam hingga Maret 2024

Dengan kondisi seperti ini, maka berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan air, tanah longsor, dan angin kencang, terutama di wilayah rawan.

BMKG menjelaskan kondisi cuaca seperti ini dipicu oleh Madden-Julian Oscillation (MJO) saat ini berada di fase 5 dan aktif bergerak melintasi wilayah Indonesia.

Fenomena ini mendukung pembentukan awan hujan secara intensif di beberapa wilayah utama, termasuk Sumatra bagian utara, Jawa, Kalimantan, Bali-Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Aktivitas MJO berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah tersebut.

Selain itu, fenomena atmosfer lainnya, seperti Gelombang Rossby, Kelvin, dan Low Frequency, juga turut meningkatkan peluang pembentukan awan hujan.

Baca: BMKG sebut potensi cuaca ekstrem saat libur Nataru

Dampaknya meluas di wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia, mencakup beberapa daerah strategis yang rawan hujan lebat dan bencana hidrometeorologi.

Kombinasi dari fenomena-fenomena ini menciptakan kondisi atmosfer yang sangat mendukung peningkatan intensitas curah hujan di sejumlah wilayah.

Dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air, terutama di wilayah rawan.

Selain itu membersihkan saluran air dan lingkungan sekitar untuk mengurangi risiko banjir serta menghindari aktivitas di wilayah rawan bencana serta mempersiapkan perlengkapan darurat.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *