Peringatan Dini BMKG, Waspada Cuaca Ekstrem Beberapa Pekan ke Depan

Written by

in

7cloud.asia – Cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang berpotensi terjadi hampir di seluruh wilayah selama beberapa pekan kedepan. Karena itu, masyarakat diimbau waspada.

Deputi Bidang Meteorologi pada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Guswanto menjelaskan saat ini terdapat bibit siklon tropis 96S di Samudra Hindia sebelah barat daya Bengkulu dan Bibit Siklon Tropis 99B yang terpantau di Samudra Hindia sebelah barat Aceh.

Kedua bibit siklon tropis tersebut memberikan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap cuaca dan perairan di wilayah Indonesia bagian barat.

Baca: Cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi mengintai di musim hujan

Selain itu ada beberapa fenomena lainnya yang sedang aktif yaitu MJO, Gelombang Rossby dan Kelvin.

“Sehingga dalam beberapa pekan ke depan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dini terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang,” jelas Guswanto.

Selanjutnya Guswanto menerangkan hingga pertengahan November 2024 (Dasarian I-II), indeks ENSO (gangguan iklim dari Samudra Pasifik) menunjukkan kecenderungan La Nina lemah.

Sementara indeks Indian Ocean Dipole (IOD) (gangguan iklim dari Samudra Hindia) menunjukkan nilai IOD negatif menuju netral.

Baca: BMKG ingatkan cuaca ekstrem saat libur Nataru

Sedangkan dinamika perairan Indonesia secara umum, lanjut dia, menunjukkan kondisi suhu muka laut yang lebih hangat daripada normalnya.

Berdasarkan pada keseluruhan hasil monitoring tersebut, BMKG menyimpulkan terdapat potensi gangguan iklim basah untuk wilayah Indonesia secara umum hingga awal 2025.

Secara umum Puncak Musim Hujan 2024/2025 diprediksi terjadi pada Bulan November 2024 hingga Februari 2025.

Sedangkan wilayah yang diprakirakan mengalami puncak musim hujan pada November – Desember 2024 antara lain sebagian Sumatera, pesisir selatan Pulau Jawa, dan Kalimantan.

Baca: Tips dari BMKG menghindari petir

Kemudian wilayah yang diprakirakan mengalami puncak musim hujan pada periode Bulan Januari – Februari 2025 yaitu wilayah Lampung, Jawa bagian utara, sebagian kecil dari Sulawesi, Bali, NTB, NTT, dan sebagian besar Papua.

“Hujan sedang hingga lebat diprediksi terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia. Untuk itu, kepada pemerintah daerah diharapkan meningkatkan kesiap-siagaan dengan mengecek kembali sarana dan prasarana kebencanaan yang dimiliki serta melakukan langkah antisipasi yang lebih komprehensif agar potensi bahaya bencana bisa diminimalkan,” jelasnya.

 

 

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *