Pengmas UI Mengedukasi Siswa SD di Jabodetabek Soal Sampah Plastik dan Cinta Lingkungan

Written by

in

7cloud.asia – Pengabdian masyarakat (Pengmas) Universitas Indonesia (UI) mengedukasi para siswa SDN 1 Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, tentang sampah plastik.

Dalam kegiatan ini Pengmas UI juga mengajak para siswa untuk mencintai lingkungan sejak dini.

Ketua Tim Pengmas UI, Yuki Wardhana mengatakan bahwa edukasi sejak dini sangat penting tentang bahaya sampah untuk membentuk karakter anak muda di masa yang akan datang dan menghasilkan generasi sadar sampah.

“Pada 10-15 tahun yang akan datang, anak-anak ini akan berada pada usia produktif dan menjadi penentu jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/11/2024).

Yuki yang juga dosen Sekolah Ilmu Lingkungan UI, menegaskan pentingnya edukasi cinta lingkungan, khususnya di sekolah agar dapat menanamkan rasa peduli lingkungan dengan membantu mengurangi peningkatan jumlah sampah.

Baca: KLH bakal tertibkan pengolahan sampah liar 

“Gaya hidup atau perilaku merupakan kunci dalam mengurangi jumlah sampah dan gaya hidup akan dibentuk sejak anak-anak,” ujar dia.

Yuki juga menekankan pentingnya mengurangi sampah di level keluarga untuk membantu menghemat biaya pengelolaan sampah negara.

“Dengan mengurangi sampah, tidak hanya akan membuat lingkungan menjadi bersih namun juga dapat menghemat keuangan negara karena biaya pengelolaan sampah jadi berkurang,” ucapnya.

Pada kegiatan tersebut, para siswa di SDN 1 Bojong Rawalumbu diperkenalkan dengan perjalanan sampah plastik yang biasa dibuang oleh masyarakat sampai menuju tempat pembuangan akhir.

Tak jarang, sampah yang dibuang secara sembarangan bisa mencapai laut dan berlayar sampai ribuan km karena sulit terurai.

Baca: Pengelolaan sampah dengan ditimbun harus segera diakhiri

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, sampah di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 69,9 juta ton.

Mayoritas sampah ini merupakan sampah makanan, yakni sebesar 41,60 persen. Sedangkan prosentase sampah plastik mencapai 18,71 persen.

Siswa SDN 1 Bojong Rawalumbu juga diminta mengeluarkan ide mengenai inisiatif untuk mengurangi sampah.

Setelah melakukan edukasi, para siswa juga diajak oleh tim Pengmas UI untuk membuat kerajinan berupa pot yang dibuat dari tutup botol, kemudian, mereka juga membawa sampah lain yang dijadikan kerajinan.

Kepala Sekolah SDN 1 Bojong Rawalumbu Abdul Munir mengapresiasi kegiatan edukasi soal lingkungan yang dilaksanakan oleh tim Pengmas UI tersebut.

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *