7cloud.asia – Inggris dan Prancis menjadi tuan rumah pertemuan para menteri pertahanan dari koalisi lebih dari 40 negara terkait Selat Hormuz.
Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (12/5/2026) tersebut dipimpin oleh Menteri Pertahanan Inggris John Healey dan Menteri Pertahanan Prancis Catherine Vautrin.
Lebih dari 40 negara diperkirakan akan bergabung dalam konferensi tingkat tinggi pertama yang berfokus pada upaya keamanan maritim terkoordinasi di Selat Hormuz.
Pembicaraan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional setelah konflik AS-Iran mengganggu rute pelayaran melalui jalur utama untuk pasokan energi dan pupuk global itu.
Baca: Perundingan Damai Iran-AS Jalan di Tempat
Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi mengatakan dirinya akan ikut berpartisipasi dalam pertemuan daring mengenai situasi di Selat Hormuz yang diselenggarakan Inggris dan Prancis pada Selasa.
“Hari ini, pukul 23.00 (21.00 WIB), saya akan mengikuti pertemuan daring mengenai Selat Hormuz, yang diselenggarakan oleh Inggris dan Prancis,” kata Koizumi dalam pertemuan komite pertahanan majelis rendah parlemen.
Korea Selatan juga akan berpartisipasi dalam pertemuan multinasional tingkat menteri pertahanan tentang keamanan di Selat Hormuz.
Baca: Iran Ajukan Syarat Akhiri Perang, yakni Cabut Sanksi terhadap Iran dan Buka Selat Hormuz
Direktur Jenderal Perencanaan Kebijakan Kementerian Pertahanan Korsel Mayjen Angkatan Darat Woo Kyung-suk akan menghadiri pertemuan virtual ini, demikian laporan Kantor Berita Yonhap.
Ketegangan meliputi Selat Hormuz, pasca serangan sepihak yang dilancarkan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Serangan ini dibalas Iran yang kemudian menutup Selat Hormuz.
Meski telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata, ketegangan tetap meliputi Selat Hormuz. Apalagi, militer AS hingga kini masih memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran.
Sumber: Antaranews.com/Anadolu-Sputnik-RIA Novosti

Leave a Reply