7cloud.asia – Sampah yang dihasilkan plastik sekali pakai menjadi ancaman terbesar terhadap lingkungan. Sekitar 300 juta ton plastik diproduksi di seluruh dunia setiap tahunnya.
Dan, faktanya lebih dari 90 persen plastik sekali pakai berakhir di tempat pembuangan sampah atau dibuang begitu saja yang kemudian mencemari tanah dan laut atau menyumbat aliran sungai.
Tak sepadan dengan waktu penggunaannya yang sangat pendek, plastik sekali pakai ini butuh waktu ratusan tahun untuk terurai.
Sebagian di antaranya terpecah menjadi mikroplastik yang membahayakan makhluk hidup baik manusia ataupun binatang yang tak sengaja mengonsumsinya.
Saat ini memang mulai bermunculan berbagai insiatif untuk mendaurulang sampah plastik menjadi beragam barang berguna lainnya.
Baca: Kurangi sampah plastik sekali pakai dari hulunya
Namun, menurut Plastics Project Leader Greenpeace Indonesia Ibar Akbar, daur ulang plastik tak hanya membutuhkan energi dan biaya tetapi juga menghasilkan emisi karbon.
Sehingga cara terbaik untuk mengatasi sampah plastik adalah mengurangi atau bahkan menghentikan penggunaan plastik sekali pakai.
“Inisiatif yang hanya berfokus pengurangan sampah di hilir tidak akan selesai jika keran produksi plastik dikurangi,” ujarnya kepada ruangkota,com di sela acara Piknik Bebas Plastik, Minggu (28/7/2024) lalu.
Jika kamu terpikir untuk meningglkan plastik sekali pakai tapi bingung bagaimana caranya, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.
Saat memesan makanan untuk dibawa pulang, pertimbangkan untuk menggunakan wadah sendiri yang dapat digunakan kembali.
Baca: Cara unik agar wisata kulinermu bebas sampah plastik
Beberapa waktu belakangan, semakin banyak orang yang membawa peralatan makan sendiri ke manapun dia bepergian. Baik sendok, garpu, sumpit atau bahkan sedotan.
Selain lebih higienis, cara ini juga efektif mengurangi sampah plastik sekali pakai. Pergi untuk minum kopi? Bawalah mug atau termos portabel atau tumblermu sendiri.
Saat pergi berbelanja, bawalah tas belanja yang dapat digunakan kembali. Selain itu sebisa mungkin hindari pembungkus plastik.
Jika kamu khawatir ribet, saat ini terdapat sejumlah aplikasi belanja yang tak hanya menjual produk organik yang ramah lingkungan, tetapi juga menerapkan sistem guna ulang.
Terakhir, selalu pilih produk yang dapat digunakan kembali daripada plastik sekali pakai untuk membatasi konsumsi plastik kamu. Jadi, jangan lagi menunda untuk lingkungan yang lebih baik.

Leave a Reply