7cloud.asia – Krisis iklim membuat banyak orang merasa tidak berdaya, seolah-olah tidak ada yang dapat mereka lakukan pada tingkat individu untuk berkontribusi melakukan perubahan.
Namun, tahukah Anda bahwa perubahan perilaku akan sangat membantu mewujudkan masyarakat yang lebih ramah lingkungan sehingga mengurangi dampak krisis iklim?
Menerapkan kebiasaan kecil ke dalam kehidupan sehari-hari akan mendorong orang menjalani gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
Perubahan kecil yang lebih ramah lingkungan jika dilakukan bersama-sama oleh banyak orang akan berdampak signifikan bagi perubahan yang lebih baik bagi planet Bumi.
Baca: 15 Hal yang dapat dilakukan untuk bantu menghadang krisis iklim-1
Baca: 15 Hal yang dapat dilakukan untuk bantu menghadang krisis iklim-2
Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghadang krisis iklim, seperti dilansir earth.org:
11. Hindari fast fashion
Merek-merek fast fashion seperti Zara, H&M dan TopShop termasuk di antara merek-merek yang berkontribusi terhadap krisis iklim.
Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Review Earth & Environment menemukan bahwa industri fashion menghasilkan 10 persen emisi karbon dioksida global setiap tahunnya, dan diperkirakan menggunakan sekitar 1,5 triliun liter air setiap tahunnya.
Konsumsi air, emisi karbon dioksida, limbah tekstil, dan penggunaan bahan kimia dalam industri menimbulkan risiko lingkungan dan kesehatan, terutama bagi mereka yang terlibat dalam industri ini.
Selain mendukung merek yang ramah lingkungan, membatasi pembelian produk fast fashion akan semakin mendorong Anda menuju gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Solusi lainnya termasuk belanja barang bekas dan menyumbangkan pakaian bekas untuk amal.
Baca: Fast fashion jadi masalah serius untuk lingkungan
12. Daur ulang
Daur ulang dapat membantu mengurangi jumlah bahan baru yang diproduksi, dan daur ulang adalah cara inovatif untuk mengubah barang lama menjadi sesuatu yang berharga dan ‘baru’.
Hal ini dapat mencakup penggunaan kembali stoples selai sebagai tempat lilin atau penggunaan kaleng bekas sebagai pot tanaman – kemungkinannya tidak terbatas dan proyek seperti ini memberi Anda kesempatan untuk berkreasi.
Sampah makanan adalah faktor lain yang perlu dipertimbangkan ketika mempertimbangkan daur ulang. Diperkirakan sepertiga dari seluruh makanan yang diproduksi di dunia hilang atau terbuang.
Hal ini mengejutkan, terutama mengingat lebih dari 820 juta orang di seluruh dunia tidak mendapatkan makanan yang cukup.
Membawa kelebihan makanan ke tempat penampungan tunawisma, mengoptimalkan sisa makanan atau membuat kompos sampah organik, misalnya, akan sangat membantu dalam mengurangi sampah makanan.
Baca: Perdebatan antara guna ulang vs daur ulang
13. Berpartisipasi dalam aksi lingkungan
Ada banyak proyek lokal yang dapat Anda ikuti untuk membantu planet ini. Pembersihan pantai adalah salah satu cara paling populer untuk membantu membersihkan sampah, dan mengurangi limbah yang mencemari lingkungan.
Meluangkan waktu seminggu sekali akan membuat perbedaan besar dalam jangka panjang, ini juga merupakan cara yang menyenangkan untuk melibatkan teman dan keluarga dalam kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan.
14. Menularkan kesadaran ke orang-orang sekitar
Inisiatif ramah lingkungan apa pun di lingkungan sekitar Anda akan membantu meningkatkan kesadaran tentang krisis iklim.
Inisiatif ramah lingkungan seperti ini akan terlihat bagus di CV atau rencana bisnis Anda dan akan membantu masyarakat beralih ke praktik yang lebih berkelanjutan.
15. Bergabung dengan Organisasi Lingkungan Hidup
Aktivisme iklim sangatlah penting; dengan dukungan yang lebih besar, muncullah kesadaran yang lebih besar.
Terlibat dalam organisasi lingkungan akan memberikan manfaat bagi lingkungan melalui peningkatan kesadaran, menyerukan intervensi pemerintah, dan pada akhirnya, beralih ke praktik yang lebih ramah lingkungan.

Leave a Reply