15 Hal yang Dapat Kita Lakukan untuk Menghadang Krisis Iklim (1)

Written by

in

7cloud.asia – Krisis iklim dapat membuat banyak orang merasa tidak berdaya, seolah-olah tidak ada yang dapat mereka lakukan pada tingkat individu untuk berkontribusi melakukan perubahan.

Namun, tahukah Anda bahwa perubahan perilaku akan sangat membantu dalam peralihan menuju masyarakat yang lebih ramah lingkungan sehingga mengurangi dampak krisis iklim.

Menerapkan kebiasaan kecil ke dalam kehidupan sehari-hari akan membantu Anda menjalani gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Perubahan kecil jika dilakukan bersama-sama oleh banyak orang juga akan mendorong perubahan yang lebih baik bagi planet Bumi.

Apa saja yang bisa dilakukan untuk berkontribusi bagi kelestarian lingkungan? Berikut beberapa di antaranya sebagaimana dilansir earth.org

1. Bersuara
Penting untuk menyuarakan kekhawatiran Anda tentang kelestarian lingkungan atau aktivitas manusia yang berbahaya dan dapat menghancurkan planet kita.

Jadilah aktivis lingkungan dengan mendiskusikan topik-topik terkait iklim dengan teman, keluarga, tetangga Anda, komunitas lokal atau bahkan barista Anda- kapan pun, di mana pun, dan siapa pun.

Menjadikan krisis iklim sebagai pusat perhatian akan membantu orang-orang di sekitar Anda menjadi lebih sadar akan masalah lingkungan yang dihadapi saat ini. Jadikan krisis iklim menjadi topik yang sering dibicarakan.

2. Selalu perbarui informasi
Sadar lingkungan dan berpengetahuan luas tentang masalah-masalah terkini yang berkaitan dengan iklim.

Saat ini kita memiliki akses ke berbagai outlet berita dalam genggaman. Untuk mereka yang cukup umur, pasti sadar bahwa belum pernah semudah ini untuk terus mendapatkan berita terkini tentang krisis iklim.

Mengikuti perkembangan terkini akan membantu Anda menjadi lebih sadar akan kebiasaan sehari-hari Anda, dan akan menginspirasi orang lain di sekitar Anda untuk menerapkan perubahan kecil untuk membantu planet Bumi menjadi lebih baik.

3. Bijaksana saat bepergian
Salah satu cara yang paling diabaikan namun efektif untuk menjadi lebih ramah lingkungan adalah melalui perjalanan yang ramah lingkungan.

Saat merencanakan rute Anda, pertimbangkan apakah Anda dapat mencapainya dengan berjalan kaki atau bersepeda.

Apakah harus naik kendaraan bermotor? Apakah jarak perjalanan cukup pendek untuk menghindari emisi karbon yang tidak perlu?

Jika berjalan kaki atau bersepeda tidak memungkinkan, mungkin pertimbangkan untuk menggunakan transportasi umum.

Pergi berlibur? Penerbangan pulang pergi jarak pendek dapat menyumbang 10 persen emisi karbon tahunan Anda.

Pertimbangkan untuk memilih staycation domestik, bepergian ke tujuan yang lebih dekat dengan rumah, atau menjelajahi sarana transportasi lain selain penerbangan, seperti dengan kereta api atau bus.

Saat bepergian ke luar negeri, praktikkan etika etis. Hindari mendukung perusahaan atau merek yang tidak beroperasi secara ramah lingkungan, mengunjungi tempat wisata yang ramah lingkungan dan/atau mendukung proyek konservasi lokal.

Memberikan informasi mengenai hal-hal yang dianggap etis dan tidak ramah lingkungan di destinasi liburan Anda akan membantu memediasi dampak iklim dan karbon Anda.

Perubahan kecil ini tidak perlu merusak liburan Anda – Anda tetap bersenang-senang, dan Anda juga dapat membantu planet ini.

4. Mengkonsumsi secara berkelanjutan
Tradisi dan budaya memungkinkan kita untuk membenarkan dan menerima produk hewani.

Namun, berkat inovasi teknologi dan otomatisasi, masyarakat kini diberkahi dengan banyaknya alternatif nabati yang rasanya mirip dengan daging.

Produk-produk tersebut tidak hanya menyelamatkan nyawa hewan yang tidak bersalah tapi juga mengurangi sumber besar gas rumah kaca.

Produksi pangan merupakan pendorong utama kepunahan satwa liar. Faktanya, apa yang kita makan kemungkinan besar menyebabkan hampir 60 persen hilangnya keanekaragaman hayati global dan menyumbang sekitar seperempat emisi gas rumah kaca global.

Peternakan hewan untuk diambil daging dan susunya memerlukan ruang dan sumber daya, seperti air dan pakan dalam jumlah besar.

Salah satu penyebab terbesar hilangnya hutan adalah transformasi lahan untuk peternakan. Produk hewani berkontribusi terhadap produksi karbon dioksida yang lebih besar dibandingkan tanaman dan produk nabati.

Memasukkan lebih banyak sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan ke dalam makanan Anda, serta membatasi jumlah konsumsi daging dan susu, akan membantu mengatasi masalah ini.

Selain itu, produk nabati cenderung lebih murah, sehingga akan menghemat tagihan makanan mingguan Anda. Ini adalah situasi yang saling menguntungkan!

5. Kurangi penggunaan plastik
Plastik sekali pakai menjadi ancaman terbesar terhadap lingkungan. Sekitar 300 juta ton plastik diproduksi di seluruh dunia setiap tahunnya.

Dan, faktanya lebih dari 90 persen plastik berakhir di tempat pembuangan sampah, laut, atau dibuang begitu saja.

Saat memesan makanan untuk dibawa pulang, pertimbangkan untuk menggunakan wadah sendiri yang dapat digunakan kembali. Pergi untuk minum kopi? Bawalah mug atau termos portabel Anda sendiri.

Pergi berbelanja? Bawalah tas belanja yang dapat digunakan kembali. Pilihlah produk yang dapat digunakan kembali daripada plastik sekali pakai untuk membatasi konsumsi plastik Anda.

Menjadi lebih sadar akan kebiasaan konsumsi pasti akan membantu Anda membantu planet ini.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *