No Music on a Dead Planet: Ketika Kampanye Lingkungan Diusung di Panggung Musik

Written by

in

7cloud.asia – Perhatian terhadap krisis iklim kini menjadi prioritas utama masyarakat dari berbagai lapisan. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengampanyekan sikap peduli lingkungan, tak terkecuali para seniman dan musisi di tanah air.

Pun demikian yang dilakukan dalam diskusi lingkungan bertajuk No Music on a Dead Planet di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada Sabtu (14/9/2024).

Diskusi lingkungan ini menggandeng Las!, band lokal Pontianak yang banyak menyorot isu lingkungan.

Lead Training Lembaga Gemawan, Arniyanti Arni mengatakan butuh kolaborasi berbagai pihak dalam menyikapi isu lingkungan dan krisis iklim yang sudah mengkhawatirkan.

NGO (organisasi non-pemerintah) yang fokus di isu lingkungan harus memanfaatkan teknologi dalam menjalankan program kerjanya.

Baca: Konser musik ramah lingkungan ala Coldplay

Dalam hal ini, NGO harus memanfaatkan media sosial untuk kampanye lingkungan. Kampanye harus lebih masif agar bisa menyentuh generasi muda yang menjadi penerus dalam merawat kelestarian lingkungan.

NGO juga harus meningkatkan kerjasamanya dengan menggandeng sejumlah pihak terkait, Seperti musisi dan influencer serta media.

“Ini penting untuk menyuarakan keberlangsungan lingkungan yang lebih baik agar bisa meningkatkan kesadaran pemerintah dan masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan kita,” kata Arni.

Baca: Piknik Bebas Plastik, tetap happy tanpa cemari lingkungan

Di tempat yang sama, Direktur Eksekutif Walhi Kalbar Hendrikus Adam mengatakan pemerintah Indonesia memiliki komitmen menekan laju emisi karbon, namun dalam perjalanannya pemerintah menjadi terkesan ambigu.

Pasalnya, banyak wilayah hutan dan lahan gambut yang seharusnya dilindungi, malah diberikan kepada perusahaan perkebunan dan pertambangan untuk dibabat, demi mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Belum lagi rencana pembangunan PLTN yang jelas-jelas akan berdampak besar bagi lingkungan dan mengancam kehidupan masyarakat.

“Saya rasa ini harus menjadi perhatian bersama, untuk meluruskan komitmen awal pemerintah terhadap lingkungan,” kata Adam menggarisbawahi pentingnya kolaborasi semua pihak.

Baca: Perjalanan Pawai Bebas Plastik, cara happy tanpa cemari lingkungan

Slogan No Music on a Dead Planet mulai digaungkan para musisi di Indonesia yang tergabung dalam Music Declares Emergency sejak tahun lalu.

Dilansir goodnewsfromindonesia.id, Music Declares Emergency Indonesia ini resmi terbentuk pada 22 April 2023 saat peringatan Hari Bumi.

Gede Robi, vokalis Navicula, pemrakarsa MDE Indonesia mengatakan isu lingkungan saat ini menjadi revolusi para musisi yang tergabung dalam MDE Indonesia.

“Maksudnya, tidak ada musik di planet yang mati. Tidak ada euforia ketika bumi mengalami kerusakan dahsyat,” ujarnya kala itu seperti dikutip dari Kompas.com.

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *