Waspada! Hepatitis A Dapat Menular dari Makanan Mentah dan Lingkungan yang Kotor

Written by

in


7cloud.asia – Lingkungan yang kotor dan sampah yang tidak terkelola dengan baik berpotensi menimbulkan penularan penyakit Hepatitis A.

Dilansir di laman who.int, Hepatitis A adalah peradangan hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV).

Virus Hepatetis A terutama menyebar ketika orang yang tidak terinfeksi (dan tidak divaksinasi) menelan makanan atau air yang terkontaminasi tinja orang yang terinfeksi.

Penyakit Hepatetis A terkait erat dengan air atau makanan yang tidak aman, sanitasi yang tidak memadai, kebersihan pribadi yang buruk, dan seks oral-anal.

Tidak seperti hepatitis B dan C, hepatitis A tidak menyebabkan penyakit hati kronis, tetapi dapat menyebabkan gejala yang melemahkan dan jarang terjadi hepatitis fulminan (gagal hati akut), yang sering berakibat fatal.

Baca: Suspek Mpox bermunculan, pemerintah diminta terapkan protokol kesehatan

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Ihsan Panji Santiko, mengimbau agar masyarakat menjaga kebersihan dan berhati-hati dalam mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak matang atau jajan di lingkungan yang kotor.

Ihsan mencontohkan, lalat menghinggapi makanan atau minuman juga bisa membawa virus Hepatitis A.

“Makanan dan minuman yang tidak matang juga bisa tertular virus tersebut,” kata Ihsan dalam diskusi daring Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang disiarkan di Jakarta, Senin (9/9/2024) seperti dikutip Antaranews.com

Lebih lanjut Ihsan menjelaskan apabila virus tersebut masuk ke dalam tubuh, Hepatitis A akan berkembang biak dan menimbulkan gejala.

Ketika seseorang mengalami Hepatitis jenis A, gejala yang akan timbul antara lain demam, badan kuning, buang air kecil berwarna seperti teh, lemas, mata berubah kekuningan, hingga mual dan muntah.

Baca: Polusi udara berkepanjangan bisa memicu gangguan pernapasan

Ihsan mengatakan, Hepatitis jenis A perlu diwaspadai karena dapat menjadi akut. Jenis Hepatitis ini juga langsung menimbulkan gejala.

Oleh sebab itu, masyarakat perlu segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala-gejala tersebut. Karena, lanjut Ihsan, Hepatitis A dapat membaik dan sembuh sempurna jika tertangani dengan baik.

“Kalau terdiagnosa Hepatitis, jangan stres dulu ya. Berpikir tenang dan segeralah berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui fase dari virusnya,” kata Ihsan.

Pada fase awal, biasanya pasien masih dipantau dan belum mendapat pengobatan. Sebab tubuh memiliki daya tahan tubuh yang dapat melawan infeksi virus.

Namun, daya tahan tubuh orang berbeda-beda, kata Ihsan. Oleh karena itulah dokter memantau fase ini. Apabila tak memiliki daya tahan tubuh yang cukup kuat, dokter akan memberikan obat-obatan.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *