Ramah Lingkungan Ala Kecipir: Produk Organik dalam Kemasan Guna Ulang

Written by

in

7cloud.asia – Di sela acara Piknik Bebas Plastik pada akhir Juli lalu, mata saya menangkap kios Kecipir yang menawarkan berbagai produk makanan sehat lagi ramah lingkungan.

Kemasannya yang apik dan produk yang dijualnya membuat saya penasaran. Menjawab pertanyaan 7cloud.asia, Marketing Lead Kecipir, Rahmawati Saldiyah menjelaskan Kecipir adalah bisnis guna ulang yang menjual produk organik dalam kemasan ramah lingkungan sehingga menghasilkan sampah seminimal mungkin.

Kecipir, terangnya, mulai berdiri pada tahun 2016. Awalnya hanya menjual hasil pertanian organik.

“Petani memanen produk, lalu Kecipir melakukan pengemasan, sortir, dan pengiriman,” terangnya.

Lantas pada 2020, Kecipir yang saat ini berkantor di Ciputat, Tangerang Selatan mulai mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai.

Baca: Upaya DemiBumi kurangi sampah plastik

Jika sebelumnya sayuran dikemas dalam plastik, kini hanya diikat dengan menggunakan daun pisang ataupun tali bambu. Lalu ditaruh dalam kontainer guna ulang yang akan dikembalikan oleh konsumen pada pembelanjaan selanjutnya.

Pada pertengahan 2021, Kecipir mulai mengembangkan usahanya dengan mengemas produk organik lainnya seperti beras organik, minyak kelapa, gula merah, kacang-kacangan dan lain-lainnya.

Bertambah usia, usaha Kecipir juga terus berkembang dan pada 2023 mulai memasarkan produk guna ulang yang mengarah ke fast moving, seperti susu pasteurisasi, juice, kombucha ataupun jamu yang semuanya dikemas dalam wadah kaca diguna ulang.

“Selain lebih higienis ini juga memberikan nilai tambah pada produk sehingga terkesan premium,” imbuh Rahma.

Semua ini dilakukan Kecipir sebagai bentuk tanggung jawabnya dalam mengurangi sampah dari kemasan yang bisa mencemari lingkungan.

Baca: SIKLUS tawarkan solusi kurangi sampah plastik dari saset

Harapannya, terang Rahma, Kecipir bisa berkontribusi mengurangi sampah pangan sekali pakai yang potensinya sangat besar.

Jika Anda khawatir harganya bakal mahal, Rahma menegaskan sebenarnya harga produk ramah lingkungan dari Kecipir bisa disebut bersaing.

Harga slada organik di Kecipir misalnya, bisa dibeli seharga Rp 5000-6000 per 200 gram.

Sedangkan susu pasteurisasi dijual Rp13.600 per 260mililiter, jika mengembalikan botol dapat cash back Rp 5000 yang akan dikirim ke akun belanja di website kecipir.com yang diberi nama greenpoin.

Namun, untuk benar-benar bisa menekan harga serendah mungkin, Rahma mengatakan, Kecipir tergantung pada pasokan produksi yang diterima. Jika produsen memasok harga yang rendah, maka harga juga bisa rendah.

Baca: Kenali ciri produk ramah lingkungan

Menjawab kekhawatiran soal pengembalian kemasan, Rahma menjelaskan, Kecipir telah menerapkan circular delivery.

Di mana semua petugas kurir di Kecipir telah diedukasi untuk mengantar sekaligus mengambil kemasan kosong dari konsumen.

Kecipir juga menawarkan kemudahan pengiriman. Dengan minimal order Rp50.000, maka konsumen Kecipir sudah akan mendapatkan free ongkir.

Penerimaan market dinilai cukup bagus, karena Kecipir bisa menjadi salah satu solusi untuk masyarakat yang mulai sadar akan kebutuhan makanan sehat dan produk ramah lingkungan.

“Bahkan tidak jarang, konsumen memberikan masukan ketika ternyata menemukan hal-hal yang bisa memicu sampah plastik seperti penggunaan selotip atau stiker kecil yang dinilai tidak perlu,” ujarnya.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *