7cloud.asia – Sampah makanan menjadi masalah yang jamak ditemukan di seluruh dunia, tidak hanya di negara-negara maju.
Sampah makanan berdampak negatif terhadap lingkungan, perekonomian, ketahanan pangan, dan pemenuhan kebutuhan nutrisi.
Saat ini, lebih dari 800 juta orang menderita kekurangan gizi yang parah, sebuah pemikiran yang mengejutkan ketika sepertiga dari seluruh makanan yang seharusnya dikonsumsi manusia terbuang percuma atau hilang.
Keberhasilan mengatasi masalah sampah makanan ini masih menjadi tantangan besar yang dihadapi masyarakat dunia di tahun-tahun mendatang.
Baca: Dampak sampah makanan pada lingkungan
Berikut adalah 25 fakta mengejutkan tentang sampah makanan yang perlu Anda ketahui, sebagaimana dilansir di earth.org
1. Sekitar seperlima dari produksi pangan yang ditujukan untuk konsumsi manusia – sekitar 1,3 miliar ton dan bernilai 1 triliun dolar– terbuang atau hilang setiap tahunnya.
2. Sampah makanan menghabiskan seperempat persediaan air di Bumi dalam bentuk makanan yang tidak dimakan. Jumlah tersebut setara dengan 172 miliar dolar air yang terbuang.
3. Dengan mempertimbangkan seluruh sumber daya yang digunakan untuk menanam pangan, sampah makanan menghabiskan 21 persen air tawar, 19 persen pupuk, 18 persen lahan pertanian, dan 21 persen volume tempat peembuangan sampah akhir (TPA).
4. Air yang digunakan untuk menghasilkan sisa makanan dapat digunakan oleh 9 miliar orang dengan jumlah sekitar 200 liter per orang per hari.
Baca: Ini yang bisa dilakukan untuk kurangi sampah makanan
5. Makanan yang saat ini terbuang di Eropa dapat memberi makan 200 juta orang, di Amerika Latin 300 juta orang, dan di Afrika 300 juta orang.
6. Sampah per kapita konsumen per tahun adalah antara 95-115 kilogram per tahun di Eropa dan Amerika Utara, sementara di Asia Selatan dan Tenggara, angkanya mencapai 6-11 kg.
7. Kehilangan dan limbah pangan menyumbang sekitar 4,4 gigaton emisi gas rumah kaca setiap tahunnya.
8. Jika kehilangan pangan adalah sebuah negara, maka negara tersebut akan menjadi penghasil gas rumah kaca terbesar ketiga, setelah China dan Amerika Serikat.
Baca: Kurangi konsumsi daging bagus untuk lingkungan
9. Negara-negara maju dan berkembang membuang atau kehilangan makanan dalam jumlah yang hampir sama setiap tahunnya, masing-masing sebesar 670 dan 630 juta ton. Sekitar 88 juta ton dari jumlah tersebut berada di Uni Eropa.
10. Jika dirinci berdasarkan kelompok makanan, kerugian, dan limbah per tahun, kira-kira 30persen untuk sereal, 40-50persen untuk tanaman umbi-umbian, buah-buahan dan sayur-sayuran, 20persen untuk minyak biji-bijian, daging, dan susu, dan 35persen untuk ikan.
11. Jika 25peren makanan yang hilang atau terbuang secara global dapat diselamatkan, maka jumlah tersebut akan cukup untuk memberi makan 870 juta orang di seluruh dunia.
12. Pada pertengahan abad ini, populasi dunia akan mencapai 9 miliar jiwa. Pada saat itu, produksi pangan harus ditingkatkan sebesar 70persen dari tingkat saat ini untuk memenuhi permintaan tersebut.

Leave a Reply