7cloud.asia – Massa Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) telah memadati area samping Patung Arjuna Wijaya atau Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (22/7/2024).
Ribuan mahasiswa peserta aksi melakukan unjukrasa mengkritik 10 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilai sarat pelanggaran.
Para mahasiswa menilai Jokowi telah mengeluarkan rentetan kebijakan yang merugikan rakyat menjelang akhir pemerintahannya.
Berdasarkan pantauan, massa bergerak dari arah Monas dan tiba di depan Gedung Indosat sekitar pukul 15.14 WIB. Barisan massa terbagi menjadi dua.
Pada bagian depan, sejumlah mahasiswa laki-laki membentuk barikade dengan menggaitkan tangan mereka satu sama lain.
Baca Juga: Di Sela Deklarasi Kampus Menggugat, Zainal Arifin Mochtar Serukan Pengadilan Rakyat
Bendera panji dari BEM sejumlah universitas berkibar di antara barikade yang terbentuk.
“Hidup Mahasiswa. Hidup Rakyat Indonesia. Hidup Mahasiswa Indonesia,” massa terus meneriakkan kata-kata ini saat bergerak menuju Patung Arjuna Wijaya, Senin.
BEM yang ikut dalam aksi kali ini antara lain BEM UNSOED, BEM Universitas Sebelas Maret, BEM Universitas Andalas, BEM Universitas Negeri Jakarta, BEM Institut Pertanian Bogor, dan sejumlah universitas lainnya.
Bendera BEM SI juga terlihat ikut dikibarkan. Sementara itu, di belakang barisan barikade dan panji-panji bendera BEM, terdapat mobil komando yang dilengkapi pengeras suara menggerakkan massa.
Lalu, di belakang mobil komando, diisi barisan massa yang mayoritas berisi mahasiswi dengan almamater biru tua dan hijau tua.
Baca Juga: Mahkamah Rakyat Adili 9 Dosa Rezim Pemerintahan Jokowi
Terlihat juga almamater berwarna kuning tua dari UNSOED. Terlihat juga sejumlah spanduk besar yang digunakan sebagai barrier.
Spanduk-spanduk ini bertuliskan ungkapan kekecewaan mahasiswa pada pemerintahan Jokowi. Tulisan yang ada antara lain:
“Jokowi Pengkhianat Reformasi”; “Stop Dinasti Politik”; dan “Jokowi Presiden Gagal”.
Spanduk-spanduk ini pun dipasang di dinding beton pembatas di depan gedung Kemenparekraf.
“Sudah 10 tahun sejak Jokowi pertama kali menjabat sebagai Presiden, sangat banyak keluar kebijakan-kebijakan pemerintah yang sangat tidak pro terhadap rakyat,” tulis akun Instagram @bem_si yang dikutip Kompas.com.

Leave a Reply