7cloud.asia – Panitia khusus hak angket pengawasan haji atau Pansus Haji dijadwalkan akan segera memulai tugasnya pada bulan Juli ini.
Anggota Komisi VIII yang juga anggota Timwas Haji 2024 DPR DPR Wisnu Wijaya menyebut, terdapat tiga masalah yang akan menjadi fokus Pansus Haji.
Dia menjelaskan, persoalan itu pertama yaitu terkait penambahan kuota haji plus yang tak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
Kedua, masalah transportasi, pemondokan, penerbangan serta berbagai layanan terhadap jemaah haji reguler maupun khusus yang dinilai jauh dari standar kelayakan.
Ketiga, terkait kelalaian pemerintah menanggulangi membludaknya jemaah yang tidak menggunakan visa haji resmi pada musim haji.
Baca: Timwas haji temukan indikasi korupsi dalam penyelanggaraan Haji 2024
“Sehingga hal itu menimbulkan banyak masalah baik dari sisi perlindungan hukum maupun kualitas layanan bagi jemaah haji resmi,” kata Wisnu kepada wartawan yang dikutip Parlementaria, di Jakarta, Senin (15/7/2024).
Menurut Wisnu, ketiga permasalahan itu hanya harus dibahas secara serius, sehingga di masa yang akan datang tak akan terjadi lagi persoalan tersebut.
“Terdapat tiga masalah utama yang menjadi concern sejumlah fraksi di parlemen dan anggota lintas komisi yang terlibat dalam pengawasan pelaksanaan haji 2024 sehingga dinilai perlu dilakukan investigasi secara serius,” ujarnya.
Namun, dirinya belum mengetahui kapan rapat pansus haji ini akan digelar. Wisnu hanya mendapatkan kabar kalau rapat pemilihan pimpinan pansus akan dilaksanakan pada bulan Juli ini.
Baca: Paripurna DPR sahkan pembentukan Pansus Haji
“Info dari Sekretariat Pansus, rapat pansus dengan agenda pertama pemilihan dan penetapan pimpinan panitia angket haji akan dimulai Bulan Juli. Namun, terkait tanggal pastinya belum muncul,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menegaskan, dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) Angket pengawas Haji 2024 bertujuan agar tak terjadi penyelewengan dan penyalahgunaan yang merugikan jemaah haji Indonesia.
Hal itu disampaikan Cak Imin usai dirinya memimpin langsung persetujuan pembentukan Pansus Angket pengawas Haji 2024 dalam rapat paripurna di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/7/2024).
“Tujuannya agar tidak ada lagi penyelewengan dan penyalahgunaan kebijakan yang merugikan jemaah haji yang sudah mengantre puluhan tahun,” kata Cak Imin.
Menurutnya, permasalahan yang paling fatal dari pelaksanaan ibadah haji tahun ini adalah mengenai pemberian visa haji.
Baca: Pansus Haji akan selidiki pengalihan kuota haji ke ONH Plus

Leave a Reply