KLHK Dorong Angka Kelahiran 4 Satwa Prioritas di Taman Nasional Gunung Leuser

Written by

in

7cloud.asia – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan terus mendorong tingkat kelahiran empat satwa prioritas di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

Empat satwa prioritas di Taman Nasional Gunung Leuser itu adalah Harimau Sumatera, Gajah Sumatera, Orangutan Sumatera, dan Badak Sumatera.

Diharapkan angka kelahirannya bisa mencapai lima persen, termasuk dengan melakukan pemulihan ekosistem dan menambah situs pengawasan.

Dalam diskusi yang diadakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan dipantau daring dari Jakarta, Kamis (11/7/2024), Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Taman Nasional Gunung Leuser Jefry Susyafrianto menjelaskan KLHK mnghadapi sejumlah tantangan.

 

Baca Juga: Tujuh Segmen Sesar Semangko Berada di Sumatra Barat, Ini Daftarnya

Dia mengakui, meningkatkan natalitas dari pada satwa ini sebesar lima persen tidak mudah dan agak ambisius,

“Tapi ini merupakan tantangan yang harus dijawab,” kata Jefry yang juga menjabat sebagai Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM KLHK.

Demi mencapai itu, kata dia, KLHK terus melakukan pemulihan ekosistem di kawasan TN Gunung Leuser, disertai juga peningkatan situs pengawasan, penanganan interaksi negatif satwa liar.

KLHK juga melakukan mitigasi risiko pembangunan terhadap populasi flora dan fauna. Dilakukan pula patroli berbasis Spatial Monitoring and Reporting Tool (SMART), penegakan hukum, dan pemetaan sebaran.

Baca Juga: Taman Nasional Ujung Kulon dan Upaya Pelestarian Macan Tutul Jawa

Dia menjelaskan dari pengawasan yang dilakukan di TN Gunung Leuser teridentifikasi 121 Harimau Sumatera sampai dengan Maret 2024 dan 31 individu badak terekam kamera penjebak dalam periode tahun 2016-2023.

Dalam mendukung upaya konservasi keanekaragaman hayati di TN Gunung Leuser, kata dia, dilakukan juga kolaborasi penelitian di wilayah tersebut.

“Kami sebenarnya menyusun roadmap penelitian untuk sampai tahun 2030 dan ada enam tema besar yang dibutuhkan di Taman Nasional Gunung Leuser,” kata Jefry.

Tema-tema tersebut yaitu inventarisasi sumber daya alam, konservasi ekosistem, ekowisata, konservasi spesies, pemanfaatan air, dan pemanfaatan karbon.

Sumber:Antaranews

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *