Begini Cara Pengolahan Limbah Kurban yang Ramah Lingkungan di Masjid Istiqlal

Written by

in

ruagkota.com – Proses pembuangan limbah hewan kurban di Masjid Istiqlal tak seperti biasanya. Kali ini proses pembuangan limbah tersebut lebih ramah lingkungan.

Panitia kurban Masjid Istiqlal memang berkomitmen untuk tidak mencemari sungai maupun pinggir sungai Ciliwung yang tepat berada di sebelah Masjid Istiqlal dengan limbah pemotongan hewan kurban.

Ketua Panitia Idul Adha Masjid Istiqlal, Abu Hurairah menjelaskan pihaknya memang telah menyediakan tempat pembuangan kotoran dan darah yang tak jauh dari lokasi penyembelihan hewan kurban.

Baca: Bungkus daging kurban, Masjid Cut Meutia dan Masjid Agung Sunda Kelapa pakai plastik biodegradable

Panitia kurban pastikan darah dan kotoran tidak setetes pun yang masuk ke dalam sungai, tapi masuk ke penampungan sini (samping RPH).

“Ini mobilnya sudah standby di sana, begitu penuh, disedot. Nah, begitulah yang kami lakukan,” jelas Abu seperti yang dilansir detik.com.

Selain itu, beberapa panitia juga panitia tampak melakukan penyemprotan darah secara berkala. Plastik yang digunakan untuk membagikan daging kurban juga menggunakan plastik ramah lingkungan.

“Itu bahan bakunya dari ubi, ada yang dari bambu. Jadi, sehari sudah terurai dia,” katanya.

Baca: KLHK perkirakan timbunan sampah plastik saat Idul Adha lebih dari 600 ton

Tak hanya proses pembuangan limbah kurban yang ramah lingkungan. Abu menjelaskan Masjid Istiqlal sudah menerapkan proses pembuangan ramah lingkungan, termasuk pembuangan air wudu, yang dimanfaatkan untuk menyiram tanaman.

“Kemudian sistem air wudu. Itu juga air wudhu yang bekas di Istiqlal itu kami masuk ke mesin, itu recycle. Nanti, setelah itu keluar, bersih, kemudian kami pakai untuk menyiram tanaman,” terangnya.

Selain itu, salah satu masjid terbesar di Asia Tenggara ini juga menggunakan panel surya sebagai salah satu pembangkit listrik. Dengan cara ini, pihaknya dapat meminimalisir pembiayaan PLN.

“Jadi Istiqlal ini kan mendapatkan penghargaan masjid ramah lingkungan tingkat dunia, diberikan oleh salah satu lembaga dunia, mulai dari penggunaan listrik, kami sudah mulai menggunakan panel surya ya teknologi itu sehingga kami membayar listrik PLN itu lumayan terbantu,” urainya.

Baca: Warga Tangerang diimbau tak gunakan plastik untuk bungkus daging kurban

Pada kesempatan itu, Abu juga menjelaskan pendistribusian daging kurban tidak lagi menggunakan kupon.

Daging kurban akan didistribusikan sesuai dengan proposal yang masuk ke pengelola Masjid Istiqlal sebelum pelaksaan kurban.

Proposal yang masuk dari berbagai pihak tersebut kemudian di seleksi dan diprioritaskan dari rumah tahfidz Al Qur’an serta rumah anak yatim yang tersebar di berbagai wilayah Jabodetabek.

Pada Idul Adha kali ini, Masjid Istiqlal menyembelih 55 sapi dan 12 kambing. Sedangkan lima ekor sapi telah didistribusikan kepada sejumlah lokasi dalam kondisi hidup.

 

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *