Megawati: Pembangunan Ekonomi Tak Hanya Soal Mengundang Investor Tapi Bagaimana Membuat Indonesia Mandiri

Written by

in

7cloud.asia – Dalam pidato politiknya di pembukaan Rakernas V, Ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyoroti persoalan perekonomian yang dihadapi rakyat.

“Apa yang saya pikirkan saat ini adalah lebih pada tanggung jawab agar berbagai persoalan yang berkaitan dengan perkonomian rakyat mendapat perhatian serius,” katanya.

Dia menegaskan, perekonomian jangan hanya dipersempit pada upaya mengundang investor. Tetapi, bagaimana Indonesia harus bisa berdiri pada kaki sendiri.

“Perekonomian bersentuhan dengan hak rakyat mendapatkan pekerjaan, penghidupan yang layak, ketersediaan pangan dengan harga yang terjangkau, dan bagaimana merancang jalan Indonesia yang tentunya dapat, dapat dan dapat berdiri di atas kaki sendiri,” katanya.

Baca Juga: Dengarkan Suara Akar Rumput, Megawati Isyaratkan PDI Perjuangan Tidak Akan Ikut dalam Pemerintahan Prabowo

Megawati lantas menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekuatan untuk berdiri di atas kaki sendiri.

Oleh karenanya, dia mendorong agar pemerintahan ke depan lebih memaksimalkan potensi dan sumber daya yang ada di dalam negeri terlebih dahulu ketimbang langsung meminta bantuan dari negara lain.

“Apakah itu bukan potensi bahwa kita sebenarnya benar bisa berdiri di atas kaki sendiri mempergunakan kekuatan kita, bukan hanya menadahkan tangan kepada orang luar,” ujar Megawati.

Megawati menegaskan bahwa hal ini bukan berarti dirinya anti investor asing.

“Tidak. Tapi kerjakan dulu yang ada di dalam negeri, baru kalau sekiranya kita tidak bisa maka kita dengan harga diri dan terhormat meminta untuk teman-teman kita yang berada di dunia luar,“ tandasnya.

Baca Juga: Rakernas V PDI Perjuangan Resmi Dibuka, Jokowi dan Gibran Tak Diundang karena Dinilai Tak Lagi Sejalan dengan Ideologi Partai

Ia melanjutkan, “Itu namanya apa kehormatan sebagai sebuah bangsa!“

Megawati lantas menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekuatan untuk berdiri di atas kaki sendiri.

Dia mencontohkan, selama menjadi Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah berhasil mendata lebih dari dua juta tumbuhan di Indonesia.

Oleh karena itu, dia mendorong agar pemerintahan ke depan lebih memaksimalkan potensi yang sumber daya yang ada di dalam negeri terlebih dahulu ketimbang langsung meminta bantuan dari negara lain.

“Apakah itu bukan potensi bahwa kita sebenarnya benar bisa berdiri di atas kaki sendiri mempergunakan kekuatan kita, bukan hanya menadahkan tangan kepada orang luar.

Baca Juga: TPN Ganjar-Mahfud Resmi Dibubarkan, Ganjar Deklarasikan Diri Jadi Oposisi

Untuk itu, dia meminta agar semua kader PDI-P berpikir bersama dalam rakernas untuk menyiapkan strategi bersama dalam mengawal kepentingan rakyat ke depannya.

“Menghadapi tantangan perekonomian, rakernas partai harus jadi suluh bangsa. Partai harus siapkan agenda strategis masa depan. Lalu dimana ya? Hayo mikir,” kata Megawati.

Tak lupa, Megawati juga mengkritik soal mahalnya biaya pendidikan di ujung pemerintahannya Jokowi.

Negara disebut seperti tidak punya kemampuan untuk membantu biaya pendidikan generasi penerus bangsa yang berasal dari keluarga kurang mampu.

 

 

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *